Sosok Low Tuck Kwong, Orang Terkaya di Indonesia 2023, Punya Harta Rp403 Triliun, Ini Sumbernya

Low Tuch Kwong tercatat memiliki harta US$ 27,0 miliar, sementara R Budi Hartono US$ 24,2 miliar dan Michael Hartono memiliki harta sebesar US$ 23,2 m

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Tribunnews
Low Tuck Kwong menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia, menggeser dua bersaudara Budi Hartono dan Michael Hartono. 

10. Martua Sitorus US$ 3,2 miliar

Baca juga: Dikenal Sebagai Raja Terkaya, Begini Nasib 3 Eks Istri Raja Thailand, Ada yang Lumpuh hingga Diusir

Sosok Low Tuck Kwong, didapuk sebagai orang paling kaya di Indonesia

 

Low Tuck Kwong sendiri merupakan pendiri Bayan Resources, produsen batubara dan operator pelabuhan di Indonesia, melansir Bloomberg.

Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini menjual sekitar 40 juta metrik ton batu bara dan melaporkan pendapatan sebesar 40,8 triliun rupiah ($2,9 miliar) pada tahun 2021.

Low juga Tuck Kwong merupakan pemegang saham terbesar Metis Energy, sebuah perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Singapura.

Sementara melansir bayan.com.sg, selain juga sebagai pendiri dan pemegang saham utama serta pengendali Bayan Group, Low Tuck Kwong tercatat sebagai Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk pada 10 January 2018 hingga sekarang.

Low juga tercatat sebagai Direktur Utama di sebagian besar anak perusahaan Bayan Group.

Pada 2022 lalu, Low Tuck Kwong berada di urutan ke-2 orang terkaya di Indonesia versi Forbes, namun kini dirinya naik di posisi pertama menyalip Hartono bersaudara.

Saat 2022 lalu kekayaan Low tercatat sebesar US$25,2 miliar, kini naik menjadi US$ 27,0 miliar.

Low Tuck Kwong sendiri merupakan pria kelahiran Singapura pada 17 April 1948.

Namun Pada tahun 1992, ia berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Diketahui Low mulai memutuskan untuk pindah ke Indonesia pada 1972, dan pada tahun 1973, ia mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) yang bergerak di bidang konstruksi, melansir Wikipedia.

Sebelumnya Low pernah bekerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya, David Low Yi Ngo.

Lantas pada tahun 1988, JSI berekspansi ke bisnis penambangan batubara dan menjadi kontraktor tambang terkemuka.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved