Buruh Tani Diduga Dianiaya Kapolsek di Takalar hingga Terluka, Iptu Sarro Mappa Diperiksa Propam
Kata Sya'ban dugaan penganiayaan itu bermula kala korban tidak sengaja menumpahkan gabah yang telah dikumpulkan, saat menggarap sawah milik perwira
Sementara, Sarro Mappa membantah tudingan Saparuddin.
Menurutnya, luka yang dialami pelapor Saparuddin bukan karena dianiaya melainkan jatuh dari kendaraan roda dua.
"Saparuddin yang berprofesi sebagai tukang ojek gabah jatuh dari motor yang dia kendarai bersama dengan gabah yang dia bonceng dari sawah. Nahas sesampai pada titian di atas saluran air, Saparuddin terjatuh bersama dengan gabah yang dia bonceng," kata Sarro kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Sabtu (8/4/2023).
Sarro mengatakan, ada beberapa warga yang melihat langsung pelapor Saparuddin itu terjatuh dari kendaraannya.
Bahkan, warga setempat pun sempat menolongnya.
"Untung saja banyak orang duduk-duduk di sekitar tempat jatuhnya, sehingga pertolongan cepat dilakukan. Saksi di lokasi pada saat kejadian Berinisial A, BNG, SR, dan M, mengatakan dia jatuh sendiri, mungkin karena dia tidak bisa mengimbangi dirinya pada saat motor diatas jembatan kecil sehingga terjatuh," bebernya.
Sarro pun menegaskan luka jahitan yang dialami Saparuddin bukanlah karena akibat dari pukulan melainkan dari benturan drainase saat Saparuddin terjatuh.
"Dahinya berdarah akibat benturan saat terjatuh, bukan karena pukulan," tegasnya.
Baca juga: Sakit Hati Dianiaya dan Diselingkuhi, Wanita di Sumsel Ajak Anak dan Menantu Bunuh Suaminya Sendiri
Pelaku Diperiksa Propam
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) kini melakukan pemeriksaan terhadap oknum Kapolsek yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang buruh tani di Kabupaten Takalar.
"Sudah diperiksa penanganan kasus sampai mana masih saya minta. Diperiksa Propam terkait pelanggaran yang dilakukan seorang Kapolsek. Udah diperiksa," kata Kab}id Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Senin (10/4/2023).
Namun untuk hasil pemeriksaan terhadap oknum Kapolsek Mangarabombang bernama IPTU Sarro Mappa, Komang belum membeberkan secara rinci.
Tapi jika nanti hasil pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran, pihak Propam Polda Sulsel bakal mengambil langkah tegas.
"Kita belum tau apakah dicopot apa tidak, cuman mereka suda diperiksa, kalau memang nanti ada pelanggarannya yah pasti akan diproses," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perkara Kapolsek Aniaya Buruh Tani di Takalar, Propam Polda Sulsel Lakukan Pemeriksaan",
Prajurit TNI Aniaya 2 Warga Pekanbaru, 1 Orang Tewas, Korban Dipukul Pakai Senjata Api dan Cangkul |
![]() |
---|
Kapolsek Simpang Keuramat Isi Materi Forum Kaderisasi HMI di Lhokseumawe |
![]() |
---|
Kapolsek Mane Kumandangkan Azan Saat Cari Santri Hanyut Diseret Arus, Garam Ikut Ditabur ke Sungai |
![]() |
---|
Kapolsek Mane Pidie Kumandangkan Azan Saat Pencarian Santri Hanyut di Sungai, Garam Ikut Ditaburkan |
![]() |
---|
Sesosok Mayat Ditemukan di Peunayong Banda Aceh, Ini Penjelasan Kapolsek Kuta Alam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.