Breaking News

Ramadhan 2023

Kerja Shift Malam Apa Bisa dapat Lailatul Qadar? Jangan Khawatir Asal Sungguh dan Lakukan Ibadah Ini

Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UIN Jakarta, Ahmad Thib Raya menjelaskan, seseorang yang tengah bekerja pada malam hari bisa mendapay lailatul qadar

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
NET
Ilustrasi malam lailatul qadar 

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan ciri-ciri orang yang mendapat malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang biasanya jatuh setelah pertengahan Ramadhan.

Tak ada yang mengetahui, kapan malam Lailatul Qadar tiba.

Meski begitu, ada beberapa tanda- tanda malam Lailatul Qadar yang bisa dilihat, apa saja?

Mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah keinginan kita semua.

Baca juga: Tanda-tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar, Bisa Dilihat Dari Tanda Alam, Baca Doa Ini

Sebab malam lailatul qadar merupakan malam seribu bulan yang penuh dengan pahala dan keutamaan.

Malam Lailatul Qadar disebut juga malam seribu bulan.

Berikut ini tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Buya Yahya menjelaskan, setidaknya ada beberapa tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, salah satunya sikap suami yang lembut kepada istri.

Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV Jumat (29/4/2022), Buya mengatakan adapun tanda maupun ciri-ciri orang mendapatkan malam Lailatul Qadar diliputi perubahan pada diri seseorang.

Perubahan-perubahan tersebut akan terlihat jelas setelah bulan Ramadhan usai.

Baca juga: Lailatul Qadar Malam Istimewa di Bulan Ramadhan, Ini Tanda-tandanya dan Orang yang Mendapatkannya

"Disebutkan para ulama tandanya adalah, ada perubahan dalam diri Anda setelah Anda keluar dari bulan Ramadhan," kata Buya.

Misalkan di bulan sebelum Ramadhan kita suka bermaksiat, setidaknya setelah Ramadhan selesai, maksiat tersebut berkurang.

Selanjutnya, meningkatnya ibadah.

"Jika Anda kemarin, sebelum bulan Ramadhan Anda punya 10 kemaksiatan, ternyata kok menjadi sembilan, atau menjadi delapan, kedzoliman anda berkurang, dosa anda berkurang, ibadah anda meningkat,"

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved