Breaking News
Sabtu, 18 April 2026

Jenazah Yusniati Tiba di Subulussalam

Masya Allah, Begini Peran IKAT Mengurus Yusniati Sejak Dirawat Hingga Pemulangan Jenazah dari Cairo

"Alhamdulillah sejak pertama kali menerima berita almarhumah dirawat di RS, IKAT melalui kafalah langsung berkoordinasi dengan KMA Mesir dalam hal pen

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Ibunda almarhumah Yusniati Malim Pardosi Binta Malim Sabar Pardosi terkulai lemas di samping jenazah anaknya yang baru tiba dari Cairo Mesir, Sabtu (15/4/2023) di Desa Dah, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam 

"Alhamdulillah sejak pertama kali menerima berita almarhumah dirawat di RS, IKAT melalui kafalah langsung berkoordinasi dengan KMA Mesir dalam hal penggalangan donasi untuk biaya pengobatan almarhumah," tulis IKAT

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) berperan penting dalam merawat dan menggalang pembiayaan Yusniati Malim, mahasiswa asal Kota Subulussalam di Cairo, Mesir saat di Rumah Sakit hingga pemulangan jenazahnya ke Indonesia.

"Alhamdulillah sejak pertama kali menerima berita almarhumah dirawat di RS, IKAT melalui kafalah langsung berkoordinasi dengan KMA Mesir dalam hal penggalangan donasi untuk biaya pengobatan almarhumah," tulis IKAT dalam rilisnya yang diterima Serambinews.com Sabtu (15/4/2023) melalui perwakilan IKAT Kota Subulussalam, Ustaz Haji Rasyid Bancin.

Dikatakan, satu hari setelah ketua baru terpilih dalam sebuah mubes, dana  yang terkumpul melalui IKAT ketika itu Rp 33.125.000 dan langsung disalurkan melalui KMA Mesir

Dana tersebut merupakan donasi dari keluarga besar IKAT serta masyarakat Aceh secara umum. 

Selain itu, kata Ustaz Rasyid Bancin, Ketua IKAT juga  intens berkomunikasi dengan KMA mengenai perkembangan kesehatan almarhumah.

Lebih jauh disampaikan, IKAT juga dibantu oleh berbagai pihak, di antaranya senator dan senior IKAT Syech Fadhil Rahmi. 

Baca juga: Breaking News - Jenazah Yusniati Tiba di Kota Subulussalam, Dishalatkan di Masjid Asilmi

"Alhamdulillah follow up dari pertemuan dengan senator, Baitul Mal Aceh menanggung biaya pemulangan jenazah Sdri Yusniati," ungkap Ustaz Rasyid Bancin yang akrab disapa HRB 

Bantuan lain dari Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia yang turut menyumbang biaya pengobatan almarhumah di RS sebesar 15 juta.

Kemudian dari Baznas dengan surat senator juga akan menyumbang sebesar Rp 25 juta.

"Ini semua tidak terlepas dari usaha Senator, Ustaz Fadhil Rahmi dan IKAT Aceh," tambah Ustaz Rasyid Bancin yang juga Pimpinan Pondok Modern Daarur Rahmah Sapadan.

Anggota IKAT di Subulussalam, Haji Rasyid Bancin dinyatakan sangat aktif melakukan penggalangan untuk almarhumah, baik ketika berada  di daerah atau di Arab Saudi. 

Bantuan terhadap almarhumah kala dia masih dirawat di Rumah Sakit Cairo Mesir terus mengalir melalui open donasi yang dilakukan oleh KMA Mesir yang sangat terstruktur.

Baca juga: Selain Yusniati, Ini Dua Tokoh Dimakamkan di Bumi Wakaf Umat Daarurrahmah Sepadan

Proses pengeluaran jenazah dari bandara juga dibantu oleh perwakilan Pemerintah Aceh di Medan yang dikepalai oleh Ramli.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved