Jenazah Yusniati Tiba di Subulussalam
Masya Allah, Begini Peran IKAT Mengurus Yusniati Sejak Dirawat Hingga Pemulangan Jenazah dari Cairo
"Alhamdulillah sejak pertama kali menerima berita almarhumah dirawat di RS, IKAT melalui kafalah langsung berkoordinasi dengan KMA Mesir dalam hal pen
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Menlu dan Dubes hingga Diplomat KBRI juga turut menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhumah.
Ustaz Rasyid menjelaskan informasi ini mereka sampaikan sebagai pertanggungjawaban kapada anggota IKAT, bukan bermaksud mengungkit-ungkit kebaikan.
Segenap pengurus menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota IKAT yang telah berkontribusi dalam pekerjaan mulia ini.
"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan membantu almarhuman, baik yang terlihat atau tidak. Amin," demikian rilis Ketua IKAT melalui Ustaz Rasyid Bancin kepada Serambinews.com di Kota Subulussalam.
Jenazah tiba di Subulussalam
Jenazah Yusniati Malim Pardosi Binti Malim Pardosi telah tiba di Kota Subulussalam, Sabtu (15/4/2023) setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 6 jam perjalanan.
Jenazah almarhumah Yusniati dibawa dari Bandara Kualanamu (KNO) Medan Sumatera Utara dengan ambulans jenis APV milik Lazismu Perserikatan Muhammadiyah Kota Subulussalam.
Baca juga: Ini Profil Pondok Modern Daarurrahmah Sepadan Kota Subulusaalam, Lokasi Pemakaman Yusniati Malim
Jenazah almarhumah Yusniati tiba di Masjid Asilmi atau Masjid Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila Kota Subulussalam Jalan Teuku Umar sekitar pukul 18.02 WIB.
Pantauan Serambinews.com, puluhan masyarakat antusias menanti kedatangan jenazah mahasiswi Kota Subulussalam yang meninggal saat menempuh pendidikan di Cairo Mesir, Selasa (11/4/2023) pukul 21.20 WIB tersebut.
Almarhumah Yusniati Malim dishalatkan terlebih dulu di Masjid Asilmi, Kota Subulussalam.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Dah, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.
Sesuai rencana almarhumah Yusniati Malim dikebumikan di Bumi Wakaf Ummat Pondok Modern Daarur Rahmah Sepadan, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.
Haji Rasyid Bancin menyampaikan beberapa alasan sehingga almarhumah Yusniati layak menempati pemakaman Pontren Daarurrahmah, Sepadan.
Pertama, kata Ustaz Rasyid karena mendiang Yusniati merupakan alumni Pontren Daarurrahmah pertama yang melanjutkan pendidikan ke timur tengah.
Sehingga, Yusniati selama ini menjadi duta Pontren Daarurrahmah yang diharapkan ke depan dapat memotivasi para santri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ibunda-Yusniati-terkulai.jpg)