Berita Banda Aceh

Wisatawan ke Sabang Membeludak, Di Pelabuhan Ulee Lheue Terjadi Antrean Panjang Calon Penumpang

Di pelabuhan Ulee Lheue terjadi kepadatan wisatawan dan membludaknya penumpang kapal. Para pengunjung pun harus antre berjam-jam untuk membeli tiket.

Penulis: Hendri Abik | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Suasana di Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Selasa (25/4/2023) 

Laporan Hendri | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM - Calon penumpang Pelabuhan Ulee Lheue Kota Banda Aceh ke Balohan Sabang,  pada Selasa (25/4/2023)  terjadi antrean panjang hingga “mengular” ke luar jalan luar Pelabuhan tersebut. 

Hal tersebut disebabkan karena ribuan Wisatawan lokal Aceh dan dari berbagai provinsi di Sumatra hingga Pulau Jawa secara bersamaan mengunjungi lokasi wisata di titik Nol Indonesia itu. 

Oleh sebab itu, di pelabuhan Ulee terjadi kepadatan dan membludaknya para penumpang.  Para pengunjung pun harus rela antre berjam-jam untuk membeli tiket. Bahkan saat menaiki kapal. 

Apalagi, mereka yang berlibur bersama keluarga dengan membawa mobil pribadi. Tentu harus sabar menanti di pelabuhan untuk mendapatkan giliran naik ke atas kapal. Bahkan mereka terpaksa menginap di pelabuhan untuk mendapatkan giliran naik ke atas kapal. 

Berdasarkan data yang diterima Serambinew.com,  sejak 23 April 2023 para penumpang di palabuhan tersebut sudah mulai mengatre untuk mendapatkan tiket kapal. Dalam sehari  sekitar 3.821 orang menyebrang ke Sabang melalui pelabuhan Ulee Lheue.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung,  ASDP Cabang Banda Aceh menyiapkan dua armada kapal yang melayani penumpang, yaitu KMP Aceh Hebat 2 dengan kapasitas penumpang 340 orang dan KMP BRR dengan kapasitas 250 orang.

Kini ASDP sudah  menambah 5 trip dari tiga penyeberangan kapal Ferry. Begitu juga dengan kapal cepat Expres Bahari. 

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal,  mengatakan peningkatan penumpang terjadi hingga mencapai 300 persen dibandingkan dengan hari biasanya. “ Peningkatan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue sudah terjadi sejak kemarin hinga hari ini,” kata  Teuku Faisal pada Selasa (25/4/ 2023).

Teuku Faisal menyebutkan, pergerakan pengguna jasa sebelum hari raya Idul Fitri sekitar seribuan penumpang tiap harinya. Sedangkan pada hari kedua lebaran mulai membludak mencapai 3.821 orang. “Peningkatannya mencapai 300 persen lebih. Tapi tidak terjadi selalu, hanya saat moment lebaran atau libur panjang seperti ini,” sebutnya.

Mengenai kondisi pelayanan di Pelabuhan Ulee Lheue, Teuku Faisal menyebutkan bahwa kantong-kantong parkir yang ada sudah dipenuhi kendaraan. Ia juga membeberkan beberapa strategi Dishub Aceh dalam merekayasa lalu lintas kendaraan di area pelabuhan agar tidak terjadi kemacetan.

“Jadi strategi kita, karena area parkir di dalam sudah penuh, untuk kendaraan yang akan menyeberang kita manfaatkan jalur di luar pelabuhan sebagai buffer zone. Begitu yang di dalam sudah naik ke kapal, baru kendaraan yang di luar masuk ke pelabuhan,” ungkapnya.

Seluruh fasilitas yang tersedia di pelabuhan, kata Teuku Faisal, kini juga sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan dengan baik, seperti ruang tunggu yang nyaman, konter tiket yang terpusat, automatic gate untuk penumpang, fasilitas cashless untuk pembayaran retribusi, serta shelter antrian kendaraan roda 2 yang lebih nyaman.

“Kami juga menyediakan layanan pengecekan kesehatan secara gratis dari PT Jasa Raharja Cabang Aceh di pelabuhan,” tutur Faisal.

Masyarakat dan Wisatawan juga bisa memanfaatkan tenda darurat milik Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk istirahat sembari menunggu jadwal keberangkatan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved