Nagan Raya Adakan Rakor Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pendidikan Anak Usia Dini
Rakor diselenggarakan Bappeda Nagan Raya dibuka Kepala Bappeda Rahmatullah, SSTP MSi dihadiri peserta dari sejumlah kalangan...
Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya menggelar rapat koordinasi persiapan penyusunan Rencana Aksi Daerah Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (RAD PAUD HI) di Aula Bappeda, Selasa (9/5/2023).
Rakor diselenggarakan Bappeda Nagan Raya dibuka Kepala Bappeda Rahmatullah, SSTP MSi dihadiri peserta dari sejumlah kalangan.
Rahmattullah menyampaikan bahwa masa enam tahun pertama merupakan masa yang paling penting dalam fase perkembangan seorang individu.
Menurutnya, para ahli psikologi, pendidikan, dan juga kesehatan melihat masa ini sebagai usia keemasan atau golden age.
"Setiap stimulasi yang diterima oleh seorang anak pada masa ini akan memiliki dampak tidak saja bagi kehidupan anak saat ini, akan tetapi akan berpengaruh terhadap kehidupannya di masa yang akan datang," ujar Rahmat.
Untuk itu, lanjut Rahmat, pemenuhan kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak secara holistik-integratif sangat menentukan pencapaian kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kematangan sosial di tahap berikutnya.
Rahmatullah juga menyebutkan bahwa untuk menjamin pemenuhan hak tumbuh kembang anak usia dini, diperlukan upaya peningkatan kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan dan rangsangan pendidikan yang dilakukan secara simultan, sistematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan.
Di mana satuan PAUD memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan anak tersebut melalui kerja sama lintas sektor dengan sektor-sektor terkait.
“Oleh karena itu, semestinya pemenuhan layanan dasar kepada anak usia dini oleh pemerintah kabupaten/kota dimulai dari 1000 HPK dan dilanjutkan sampai anak berusia 6 tahun secara terintegrasi, sinergis, dan berpedoman kepada norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan,” tambah Rahmattullah.
Sementara itu, Widyaprada Ahli Madya pada Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, As’ari MPd yang menjadi narasumber pada rakor tersebut, menyampaikan tentang peran berbagai sektor dalam mewujudkan penyelenggaraan PAUD HI guna terwujudnya anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.
As'ari menambahkan, perlunya data dan informasi yang akurat untuk menyusunan dokumen RAD yang berkualitas.
“Dengan data yang akurat, kita bisa menentukan permasalahan serta program dan kegiatan dengan yang tepat,” ujarnya.
Kepala Bidang PSDMK Bappeda, Muhammad Arrafi MSc mengatakan peserta Rapat Koordinasi diikuti oleh SKPK terkait, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPMGP4, Majelis Pendidikan Daerah, serta berbagai pihak lainnya.
"Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan berbagai masukan dari berbagai pihak guna mempercepat penyusunan dan mempertajam substansi RAD PAUD HI tahun 2023-2024 yang nantinya akan dijadikan pedoman bagi SKPK dan berbagai pihak," jelas Arrafi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rakor-PAUD-HI-di-Aula-Bappeda-Nagan-Raya.jpg)