Tenggelam di Aliran Krueng Sawang

Mayat Remaja Tenggelam Tiba-tiba Muncul Ke Permukaan, 2 Korban Tenggelam Meninggal Dunia di Bireuen

Dua remaja status siswa warga Desa Teupin Siron, Gandapura Bireuen yang tenggelam Jumat (12/05/2023) sore berhasil ditemukan tim SAR gabungan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sultan Fasya korban tenggelam untuk dibawa ke Puskesmas Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/05/2023) siang. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua remaja status siswa warga Desa Teupin Siron, Gandapura Bireuen yang tenggelam Jumat (12/05/2023) sore berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam proses pencarian sejak pagi
hingga siang  dalam  waktu terpisah Sabtu (13/05/2023).

Keduanya ditemukan sudah meninggal dunia

Kedua korban tenggelam bernama Rijalul Fakza (15) anak dari Irwan Jafar, dan dan Sultan Fasya (13)
anak dari Taufik.

Korban tenggelam sekitar pukul 15.40 WIB, Jumat (12/05/2021) tenggelam saat mandi di aliran sungai Krueng Sawang Aceh Utara juga kawasan Desa Teupin Siron berbatasan dengan Bireuen Aceh Utara.

Koordinator Pos SAR Bireuen Budi Darmawan  menjelaskan, pertama ditemukan tim SAR gabungan lagi melakukan pencarian, pukul 10.00 WIB, yaitu korban  bernama Rijalul Fakza (15).

Kondisinya terapung di air ditengah sungai, berjarak 500 meter ke utara dari lokasi awal kejadian
tenggelam.

Baca juga: Cari 2 Remaja Tenggelam di Aliran Krueng Sawang, Tim SAR Bireuen Kerahkan Rubber Boat dan Alat Selam

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dengan rubber boat SAR ke darat dan dibawa ke Puskesmas Gandapura, selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Setelah mengantar korban, sebanyak 40 personel gabungan dari SAR Bireuen, SAR Aceh Utara, SAR Lhokseumawe, juga dari BPBD, Brimob, TNI dan Polisi wilayah Bireuen dan Aceh Utara, RAPI, ERPA Atjeh, juga
nelayan, masyarakat melanjutkan pencarian satu korban lainnya atas nama Sultan Fasya (13).

Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sultan Fasya korban tenggelam untuk dibawa ke Puskesmas Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/05/2023) siang.
Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sultan Fasya korban tenggelam untuk dibawa ke Puskesmas Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/05/2023) siang. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Saat sedang beristirahat dan proses persiapan pencarian lanjutan.

Tiba-tiba petugas dan warga melihat jenazah korban Sultan Fasya, muncul ke permukaan air di sekitar lokasi kedua korban awalnya tenggelam.

Budi Darmawan menambahkan, tim gabungan di darat, dan tim SAR dalam rubber boat lagi melaju ke jembatan tidak jauh dari posisi korban, langsung melompat ke air mengambil korban di bawa ke darat.

Kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gandapura dan dibawa pulang ke rumah duka.

Baca juga: Imam Sudah Baca Al-Fatihah dalam Shalat, Haruskah Makmum Membacanya Lagi? UAS Beri Penjelasan

"Satu korban lagi sudah kami temukan, saat kami dari tim SAR gabungan lagi persiapan mau melanjutkan pencarian, pukul 13.35 WIB, jenazah korban sudah muncul ke permukaan air di lokasi awal tenggelam," jelasnya.

Dalam pencarian lanjutan hari kedua dimulai Sabtu (13/05/2023) pagi, tim gabungan memperluas pencarian dari jembatan sampai Kuala Mane berjarak sekitar 1,5 km  ke utara lokasi kejadian, rencana juga akan
melakukan pencarian ke laut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved