Kesehatan

Duduk dan Kerja di Depan Komputer Terlalu Lama, Simak Bahayanya, Bisa Meningkatkan Risiko Kematian

menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketidakaktifan tubuh dalam durasi berkelanjutan dapat menyebabkan berbagai penyakit dan disabilitas.

Editor: Nur Nihayati
PIXABAY
Ilustrasi bekerja dengan laptop. 

menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketidakaktifan tubuh dalam durasi berkelanjutan dapat menyebabkan berbagai penyakit dan disabilitas.


SERAMBINEWS.COM - Untuk menjaga tubuh tetap sehat maka antisipasi dan waspada.

Apakah pekerjaanmu menggunakan komputer dan duduk terlalu lama karena menatap layar?

Hati-hati, kebiasaan duduk terlalu lama dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

Bahkan, kebiasaan duduk terlalu lama disebut bisa meningkatkan risiko keamatian.

Alasannya, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketidakaktifan tubuh dalam durasi berkelanjutan dapat menyebabkan berbagai penyakit dan disabilitas.

Kebiasaan duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko obesitas, penurunan kemampuan otak, diabetes, hingga gangguan leher dan tulang belakang.

Apabila rutinitas menuntut untuk sering duduk, Anda mestinya menghindari duduk terus-terusan dalam waktu lama demi menjaga kesehatan.

Dilansir dari Best Life, berikut cara-cara mengurangi risiko-risiko kesehatan yang timbul akibat kebiasaan duduk terlalu lama:

1. Bangkit dan bergerak tiap jam

Kalangan pakar berpendapat seseorang yang biasa duduk terlalu lama disarankan untuk bangkit dan menggerakkan tubuh setidaknya selama 10 menit per jamnya. Sering-sering keluar dari posisi duduk dapat menekan risiko kesehatan.

Conor O’Flynn, seorang dokter asal London, menyebut penting bagi seseorang yang duduk terlalu lama untuk berdiri, berjalan-jalan sebentar, atau melakukan peregangan (stretching) selama bekerja.

2. Luangkan waktu berolahraga

Seseorang yang biasa duduk terlalu lama pun disarankan untuk meluangkan waktu berolahraga. Olahraga ini dapat disusupkan di antara rutinitas harian.

Misalnya, berjalan kaki ke tempat kerja, jalan kaki saat istirahat makan siang, atau berpartisipasi dalam kegiatan fisik selepas kerja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved