Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Aceh Tamiang Dirikan 25 Kampung Tersipu, Perdana, Hari Ini & Besok Pelayanan Adminduk di Mekar Jaya

Layanan jemput bola Adminduk ke tengah masyarakat ini secara perdana dibuka di Kampung Mekarjaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Sabtu (20/5/2023). P

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA      
Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman, menyerahkan adminduk yang diproses di Kampung Tersipu Mekarjaya, Sabtu (20/5/2023). Tahun ini, Kampung Tersipu diadakan di 25 kampung 

Layanan jemput bola Adminduk ke tengah masyarakat ini secara perdana dibuka di Kampung Mekarjaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Sabtu (20/5/2023). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tamiang kembali membuka layanan Kampung Tersipu atau Kampung Tertib Tuntas Administrasi Kependudukan.

Layanan jemput bola Adminduk ke tengah masyarakat ini secara perdana dibuka di Kampung Mekarjaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Sabtu (20/5/2023). Petugas berada di kampung ini selama dua hari atau hingga besok dengan memanfaatkan Kantor Datok Penghulu Kampung Mekarjaya.

“Selama dua hari ini, kami menggunakan Kantor Datok Penghulu untuk membuka layanan adminduk. Artinya proses pelayanan adminduk dilakukan di sini, termasuk perekaman KTP elektronik,” kata Kepala Disdukcapil Aceh Tamiang, Adi Darma.

Dia menjelaskan Kampung Tersipu merupakan program Disdukcapil Aceh Tamiang dalam memberikan layanan adminduk dengan mendatangi langsung warga.

Cukup disadari, sebagian masyarakat kesulitan mengurus adminduk karena keterbatasan waktu atau kesehatan.

“Jadi melalui program ini, masyarakat kita yang tidak sempat atau mengalami keterbatasan fisik, bisa mengurus keperluan adminduknya,” kata Adi.

Baca juga: Malam Ini, Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Ditutup, Jika Lulus Adm, Berikut Tahap Lanjutan

Pada hari pertama ini, Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman terlihat memantau langsung proses pelayanan.

Meurah Budiman menilai program ini sangat positif karena telah membantu masyarakat memiliki hak administrasi.

Namun Meurah Budiman mengingatkan agar proses pembuatan kartu identitas diri betul-betul diawasi untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.

“Jangan sampai ada NIK nya yang ganda, sehingga merugikan masyarakat kita,” kata Meurah Budiman

Meurah Budiman mengingatkan kelengkapan adminduk ini sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dia mencontohkan ketiadaan KTP elektronik akan menghambat masyarakat melaksanakan ibadah umrah atau haji.

Baca juga: Seorang ABK KM Jibral Meninggal Dunia Saat Melaut

“Kalau alasannya jauh ke kantor dinas, hari ini kantor dinas dipindahkan semenetara ke sini. Jadi mari dimanfaatkan,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved