Kamis, 9 April 2026

Dana Desa

Kadis PMG Aceh: Hak BLT Dana Desa Warga Miskin Harus Cepat Disalurkan

Masyarakat miskin membutuhkan dana BLT tersebut, untuk persiapan lebaran Idul Adha. Tanggal 29 Juni 2023 mendatang sudah masuk lebaran Idul Adha 1444

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kadis DPMG Aceh, Dr Zulkifli, sedang berikan penjelasan pemanfaatan dana desa yg berkualitas untuk kesejahteraan masyarakat desa, pada acara evaluasi dana desa 2021, perencanasn percepatan percairan dana desa 2022 dan evaluasi vaksin di desa, di Gedung DPRK Aceh Tamiang, Sabtu (6/11/2021). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM. BANDA ACEH - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong  (PMG) Aceh, Dr Zulkifli menyerukan, desa dan gampong yang belum menyalurkan BLT dana desa tahap II kepada penduduk miskin, di daerahnya agar segera disalurkan.

“Hak-hak orang miskin yang terdapat dalam anggaran dana desa tersebut, salurkan tepat waktu, jangan di ditunda-tunda penyalurannya,” kata Dr Zulkifli kepada Serambinews.com, Senin (29/5/2023) ketika dimintai penjelasannya terkait masih banyak desa/gampong yang belum menyalurkan BLT dana desa sampai tahap II (April – Juni) 2023.

Warga Alue Unoe Bireuen Geger, Temukan Kerangka Manusia dalam Kebun, Diduga Umurnya Puluhan Tahun

Tim Pemantau Penyaluran Dana Desa dan BLT Dana Desa Provinsi Aceh 2023 dalam laporannya, sebut Zulkifli, masih ada 4.469 desa/gampong di Aceh, yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)  dana desa tahap II. Ini artinya, baru 2.026 desa/gampong yang baru menyalurkannya, atau baru sebesar 31,19 persen.

Zulkifli menjelaskan, Pemerintah Pusat, hingga tahun anggaran 2023 ini, masih membuat program penyaluran BLT dana desa kepada penduduk miskin, terutama untuk penduduk sangat miskin (ekstrem), guna meningkatkan daya beli masyarakat miskin tersebut, terhadap pemenuhan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, kopi, ikan, sayuran dan lainnya.

300 WBP Lapas Kelas IIA Banda Aceh Rekam dan Sinkronisasi NIK, Dapat Hak Pilih di Pemilu 2024

Penerima BLT Dana Desa, diberikan BLT dana desa senilai Rp 300.000/bulan, untuk 12 bulan. Penetapan penerima BLT dana desa, diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Desa/Gampong setempat. Pemerintah menyerukan, BLT dana desa itu disalurkan kepada penduduk yang sangat miskin tepat waktu dan tepat jumlah.

Penyaluran BLT dana desa itu dilakukan per triwulan. Triwulan I, Januari-Maret, triwulan II, April-Juni, Triwulan III Juli-September dan triwulan IV Oktober-Desember. Sampai bulan Mei ini, untuk tahap II, baru 2.026 desa/gampong yang menyalurkan BLT dana desanya kepada penduduk miskin.

Kabupaten Pidie dan Aceh Utara, menurut laporannya belum ada gampong yang telah menyalurkan BLT dana desa tahap II kepada saran penerima. Di Pidie jumlah gampong mencapai 730 gampong dan di Aceh Utara jumlah gampong mencapai 852 gampong.

Untuk Tahap I (Januari- Maret), ungkap Kadis PMG Aceh itu, jumlah gampong yang telah menyalurkan BLT dana desanya di Pidie sebanyak 643 gampong dari jumlah gampong sebanyak 730 gampong.

Di Aceh Utara yang sudah salurkan BLT tahap I sebanyak 705 gampong dari 852 gampong. Tapi kenapa untuk penyaluran tahap II BLT dana desa, (April – Juni) 2023, masih kosong, belum ada laporan gampong yang sudah menyalurkan BLT dana desa.

Apakah ini, ada kaitannya dengan masih banyak gampong yang belum mencairkan dana desa tahap II? Persentase penarikan dana desa tahap II sebesar 40 persen, sebut Dr Zulkifli, masih rendah baru, 1.043 gampong. Ini artinya masih ada 5.452 gampong lagi di Aceh,  belum mencairkan dana gampong tahap II di Kantor KPPN setempat.

Padahal, dana gampong itu, sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan gampong yang telah dilaksanakan pada tahap I, Januari - Maret. Untuk pencairan dana desa tahap I, jumlah gampong yang sudah mencairkan cukup banyak, mencapai 6.177 gampong, yang belum tinggal hanya 318 gampong lagi. Pada pencairan tahap II, kenapa masih banyak yang belum mencairkan.

Tim Pengawas Penyaluran Dana Desa di Kabupaten/Kota dan Kecamatan maupun di Gampong/Desa, kata Dr Zulkifli, patut mengusutnya, ada hambatan apa di gampong/desa, sehingga masih banyak gampong yang belum mencairkan dana desa.

Kadis PMG Aceh, Dr Zulkifli menyebutkan, pada tahun anggaran 2023 ini, alokasi dana desa untuk 6.495 gampong di Aceh, dialokasikan dana desa untuk satu tahun nilainya mencapai Rp 4,761 triliun.

Yang baru tersalur bersama BLT dana desa, hingga 29 Mei 2023,  baru mencapai Rp 1,843 triliun, atau baru sebesar 38,73 persen dari pagunya Rp 4,761 triliun. Ini artinya, masih ada Rp 2,918 triliun lagi dana desa yang belum disalurkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved