Sabtu, 2 Mei 2026

Kesehatan

Viral Flex Menstrual Disc Dipakai Bercinta saat Haid, Begini Pandangan Kesehatan Menurut dr Boyke

Sebuah alat bernama flex menstrual disc viral di media sosial, alat tersebut diklaim membuat pasangan tetap bisa berhubungan saat menstruasi.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Twitter @catwomanizer
Flex menstrual disc 

Viral Flex Menstrual Disc Dipakai Bercinta saat Haid, Begini Pandangan Kesehatan Menurut dr Boyke

SERAMBINEWS.COM - Sebuah alat bernama flex menstrual disc viral di media sosial, alat tersebut diklaim membuat pasangan tetap bisa berhubungan intim saat menstruasi. Lantas bolehkah berhubungan saat dalam keadaan haid?

Postingan soal alat kontrasepsi saat menstruasi ini dibagikan seorang influencer Andrea Gunawan di Twitter dengan nama akun @catwomanizer pada Jumat (2/3/2023).

Dalam unggahannya, disebutkan alat berwarna putih tersebut bernama flex menstrual disc.

"Akhirnya nyobain berhubungan seksual saat menstruasi pakai Flex menstrual disc. Ternyata nyaman, gak ganggu aktivitas seksual sama sekali, bahkan gak “berasa”. Ternyata menstrual disc efektif jadi barrier supaya darah gak luber kemana-mana," tulis Andrea Gunawan pada caption yang diunggah, Jumat (2/6/2023).

Tak lama setelah diunggah, postingan tersebut memicu perdebatan warganet karena dinilai dapat mengancam kesehatan baik perempuan maupun lelaki.

Selain itu si pengunggah juga menambahkan, penggunaan alat ini sudah populer di Amerika Serikat.

Baca juga: Tren Laser Bikin Gundul Bulu Kemaluan Ternyata Dilarang, Begini Penjelasan Seksolog dr Boyke

Seksolog dr Boyke
Seksolog dr Boyke (youtube Esge Entertaintment)

 

Ia juga mengklaim berhubungan intim saat menstruasi punya banyak manfaat, tapi sayangnya pernyataan tersebut tidak dibarengi lampiran hasil penelitian sehingga membuat warganet ragu.

Terkait hal tersebut, bagaimana pandangan dari sisi kesehatan jika tetap melakukan hubungan intim dalam keadaan haid? apakah berbahaya?

Dari sisi kesehatan, menurut Seksolog dr Boyke, hubungan intim tetap boleh dilakukan pada saat menstruasi, namun tidak disarankan untuk melakukan penetrasi.

"Bagaimana jika mereka memang gairah seksnya lagi tinggi? Boleh, asal tidak melakukan penetrasi," ucap dr Boyke dikutip dari YouTube SONORA FM, Sabtu (3/6/2023).

Berisiko Penyakit Endometriosis

dr Boyke mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Amerika, berhubungan intim saat sedang menstruasi dengan melakukan penetrasi organ intim pria masuk ke dalam organ intim wanita bisa mengakibatkan penyakit Endometriosis.

Penelitian ini terdapat dalam beberapa jurnal yang sudah dipublikasikan.

Baca juga: Segini Takaran Pas! dr Boyke Tegaskan Ancaman Daun Sirih untuk Organ Vital: Nanti Kuman Baiknya Mati

“Ada penelitian yang sudah dipublikasikan bahwa ternyata melakukan hubungan seks dengan penetrasi penis ke dalam vagina itu bisa menyebabkan penyakit endometriosis,” lanjut dr Boyke.

Hal tersebut terjadi karena jika melakukan penetrasi saat menstruasi, darah yang seharusnya keluar akan terdorong kembali masuk ke dalam rahim dan saluran telur.

Kemudian darah yang masuk tersebut akan menyebabkan pelengketan di tuba bahkan di daerah-daerah indung telur, hal ini lah yang dikenal dengan endometriosis.

"Karena apa? karena darah yang seharusnya atau selaput lendir rahim yang luruh yang seharusnya keluar dia akan terdorong kembali masuk kedalam rahim ke saluran telur. Kemudian dia akan menyebabkan perlengketan di tuba bahkan di daerah-daerah indung telur," ucap dr Boyke.

Endometriosis itulah nantinya yang lama kelamaan akan menjadi kista.

"Itulah yang dikenal dengan Endometriosis, lama-lama si Endometriosis itu bisa mengakibatkan timbulnya kista," ujar dr Boyke.

Baca juga: Jangan Minum Ini Kalau Mau Kesuburan Terjaga, dr Boyke: Jika Hamil Anak Tidak Stunting & IQ Rendah

Meskipun demikian, dr Boyke mengatakan bahwa hubungan intim saat menstruasi tetap diperbolehkan, namun dengan cara yang berbeda.

Salah satu cara yang disarankan oleh dr Boyke adalah dengan menggunakan tangan sang istri atau biasa disebut dengan oral.

"Yang penting ejakulasi, dua duanya puas karena sekali lagi karena sekali lagi itu adalah hubungan yang sebenarnya boleh-boleh saja, sepanjang tidak menyebabkan penyakit, seperti penetrasi penis ke dalam vagina pada saat menstruasi,” tegas dr. Boyke.

Hubungan intim tetap bisa dilakukan saat sedang mengalami menstruasi namun lebih baik tidak melakukan hubungan seksual dengan adanya penetrasi penis ke dalam vagina.


Jelang Jadwal Haid, Perempuan Dianjurkan Minum Jus Ini, dr Boyke : Gantikan Zat Besi Biar Gak Lemas

Seksolog dr Boyke membagikan daftar makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi saat haid sehingga dapat menghilangkan rasa lemas dan menggantikan zat besi yang hilang saat menstruasi.

Menstruasi atau haid merupakan periode bulanan wanita.

Saat periode menstruasi tiba, rasa lemas pada tubuh merupakan hal yang sering dirasakan.

Namun anda tak perlu khawatir, pasalnya seksolog dr Boyke membagikan rahasia untuk mengatasi rasa lemas saat menstruasi hanya dengan mengonsumsi beberapa jenis buah dan sayur berikut.

Lemas saat menstruasi merupakan hal yang wajar.

Namun, lemas yang berlebihan saat menstruasi membuat kita jadi malas untuk beraktivitas.

Umumnya keluhan lemas menjelang atau saat menstruasi adalah normal dan bisa dicegah dengan beberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan sendiri di rumah.

Beberapa cara mengatasi rasa lemas saat menstruasi adalah dengan mengonsumsi buah dan makanan tertentu.

dr Boyke Dian Nugraha kali ini mengungkap asupan buah dan sayur cocok dikonsumsi wanita yang sedang haid atau menstruasi agar tak lemas.

Dilansir Serambinews.com dari akun TikTok @boykewomenscare, awalnya dr Boyke mengatakan, makanan tidak dapat mempengaruhi lancar atau tidaknya menstruasi, apalagi minuman instan yang dijual di pasaran.

Meski tidak dapat mempengaruhi lancar atau tidaknya menstruasi, namun pada periode ini, anda dianjurkan selektif memilih makanan.

Pilihlah makanan yang dapat menghilangkan rasa lemas yang ditimbulkan saat haid, yaitu makanan yang mengandung zat besi.

"Makanan yang kita harus berikan kepada mereka yang mau menstruasi adalah makanan-makanan yang mengandung FE, FE itu serum zat besi," kata dr Boyke.

Lebih lanjut, dr Boyke mengatakan, apabila seorang wanita menstruasi dia akan mengeluarkan zat besi sehingga terasa cepat lemas.

Sebagai gantinya, dianjurkan dr Boyke konsumsi sayur bayam dan minum jus berwarna merah yang mengandung antioksidan.

"Minum jus merah yang banyak mengandung antioksidan, jus semangka, tomat dan buah naga. Itu akan membantu si cewek itu ketika menstruasi gak terlalu lemas karena lemasnya zat besi dan vitamin-vitaminnya keluar," pungkas dr Boyke. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved