Salam
Saatnya Petugas Haji Diuji
Faktor risiko itu semakin bertambah dengan cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan.
PUNCAK ibadah haji tahun ini akan bertepatan dengan periode puncak musim panas di Arab Saudi, dimana suhu udara nantinya diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius. Ini tentu menjadi persoalan, terlebih kebanyakan jamaah haji Indonesia, termasuk Aceh, adalah mereka yang sudah lanjut usia (lansia).
Secara keseluruhan, ada 66.943 jamaah haji lansia dari In-donesia, yang berusia 65 tahun ke atas. Jumlah ini mencapai sepertiga dari jumlah seluruh jamaah haji reguler yang menca-pai 203.320 orang. Nah untuk Aceh sendiri, total jumlah jama-ah lansia mencapai 1.520 orang, atau sekitar 34,6 persen dari 4.393 jamaah yang diberangkatkan. Dengan rincian, rentang usia 65-75 tahun sebanyak 344 orang, usia 76-95 sebanyak 1.154 orang, dan di atas usia 95 sebanyak 22 orang.
Data dari Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, ada sekitar 70 persen jamaah lansia Indonesia memiliki riwayat penyakit, seperti penyakit yang menjadi faktor risiko serangan jantung, stroke, dan pneumonia. Faktor risiko itu semakin ber-tambah dengan cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan.
Di antaranya infeksi saluran pernapasan atas, dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh, heat exhaustion atau kelelahan kare-na panas, dan heat stroke yang merupakan tingkat lanjut dari heat exhaustion. Heat stroke adalah kondisi kegawatdaruratan yang ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh mencapai lebih dari 40 derajat Celcius dan adanya gangguan pada sistem saraf.
Hingga Minggu (4/6/2023), sudah 15 jamaah haji Indone-sia yang meninggal dunia. Semuanya merupakan jamaah lansia, yang sebagian besar meninggal karena serangan jantung. Faktor lain adalah septic shock, yaitu salah satu kondisi darurat yang di-tandai dengan terganggunya aliran darah akibat infeksi dan respi-ratory disease atau ganguan pernapasan berat.
Di antara 15 jamaah yang meninggal tersebut, sebagaimana diberitakan Serambi, Senin (5/6/2023), satu di antaranya ada-lah jamaah haji Aceh asal Lhokseumawe, yakni Muhammad Yu-suf Dadeh (70). Warga Dusun Keude Aceh, Banda Sakti ini me-ninggal dunia di Madinah pada Minggu (4/6/2023), pukul 05.00 waktu Arab Saudi.
Dalam sertifikat kematian (CoD) yang dikeluarkan Kantor Kese-hatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, almarhum diduga menga-lami gastroenteritis, peradangan atau iritasi pada usus, dehidra-si, serta mengidap diabetes melitus.
Dengan banyaknya jumlah jamaah lansia, ditambah cuaca pa-nas ekstrem di Arab Saudi, ibadah haji tahun ini tentu tidak ha-nya menjadi ujian bagi para jamaah, tetapi juga ujian bagi para petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH). Butuh keiklasan dan kesabaran yang besar dalam melayani para jamaah haji lansia.
Sesuai dengan program ‘Haji Ramah Lansia 2023’ yang dica-nangkan oleh Kementerian Agama RI, petugas haji diharapkan benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik dalam melayani jamaah. Sabar, iklas dan tulus, semata-mata hanya berharap rid-ha Allah Swt.
Karena itu, kita sepakat dengan pernyataan Staf Khusus Ke-menag RI, Wibowo Prasetyo saat melepas Petugas Penyeleng-gara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tambahan di Jakarta, Kamis (1/6/2023). Wibowo meminta para petugas tambahan untuk be-kerja maksimal di Tanah Suci. Petugas haji harus fokus pada bi-dang tugasnya, bukan larut pada kegiatan yang tak penting se-perti pamer di media sosial atau mementingkan ibadah sunnah sendiri-sendiri. Bahkan, secara tegas, Wibowo meminta agar pe-tugas yang diketahui tak kerja maksimal untuk diberi sanksi te-gas. Nah!
POJOK
Satu bacaleg terdaftar di dua parpol
Hehehe... ini pasti caleg favorit sehingga jadi rebutan
Pedagang raup untung di event TTG
Terbukti, event ikut membantu usaha kecil kan?
Ganjar bantah ada keretakan di internal PDIP
Retak sih tidak, hanya beda cara pandang dan pilihan saja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menerbangkan-cjh-kloter-1-embarkasi-aceh-ke-tanah-suci.jpg)