Berita Banda Aceh

Antrean Solar Subsidi Meluber Ke Jalan Nasional, Ombudsman Aceh Diharapkan Turun ke Nagan Raya

Antrean BBM jenis solar subsidi di Nagan Raya semakin parah. Bahkan, kendaraan antrean berjam-jam dan kendaraan meluber ke jalan nasional

Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Rizwan
Antrean solar di SPBU Blang Muko, Nagan Raya, Rabu (7/6/2023). 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Antrean BBM jenis solar subsidi di Nagan Raya semakin parah. Bahkan, kendaraan antrean berjam-jam dan kendaraan meluber ke jalan nasional.

Tiga SPBU di Nagan Raya selama ini menjadi pemandangan antrean panjang kendaraan yang membeli solar subsidi.

Karena Ombudsman Aceh diminta turun ke Nagan Raya melakukan penyelidikan.

Adalah SPBU Blang Muko Kecamatan Kuala, SPBU Paya Undan Kecamatan Seunagan dan SPBU Alue Bilie Kecamatan Darul Makmur.

Kendaraan antrean kebanyakan jenis truk dan mobil Kijang, bahkan ada sejumlah mobil antrean tidak memakai pelat nomor polisi.

Baca juga: VIDEO - Antean BBM Solar Subsidi di Nagan Raya Semakin Panjang dan Ganggu Jalan

Sejumlah sopir mobil penumpang jenis L-300 sangat mengeluh karena yang antrean banyak mobil Kijang dan truk, sementara mereka sehari-hari membawa penumpang ke Banda Aceh.

"Kami selama ini sangat sulit mendapat BBM solar subsidi. Kondisi ini sangat dikeluhkan," kata Jaya, seorang sopir L-300.

Sopir meminta Ombudsman turun ke Nagan Raya menyelidiki terkait solar subsidi sehingga peruntukan solar tepat sasaran dan tidak disalahkan guna oleh pihak pelansir guna dibawa ke tambang emas dan mobil pabrik.

Baca juga: Kapan Jadwal Puasa Arafah 2023? Ini Jadwal Puasa Sunnah Dzulhijjah 1444 H, Simak Juga Keutamaannya

Dengan turun Ombudsman akan diketahui apa penyebab terlambat dipasok Pertamina ke SPBU.

Apa karena pegawasan lemah sehingga banyak kendaraaan yang tidak berhak ikut antrean atau pihak SPBU.

Bahkan, kata Udin, sopir lain Pj Gubernur Aceh telah mengeluarkan edaran pembatasan solar subsidi yakni 25 liter untuk kendaraan roda empat.

"Kita berharap dengan pengawasan maka yang bermain bisa ditindak," ujarnya.(*)

Baca juga: Cerita Gadis Aceh Dilamar Buruh Serabutan dari Palembang, Rupanya Anggota TNI: Baru Jujur saat Jumpa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved