Aceh Bisnis Forum

Delegasi Aceh Bisnis Forum Berkunjung ke Malaysia, Bertemu Usahawan Berketurunan Aceh

“Kita sudah berkomunikasi dengan Datuk Mansyur. Bang Jafar Insya Reubee, dan kawan-kawan. Insya Allah kita akan melakukan pertemuan silaturahmi,"

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HENDRI ABIK
Seratusan pengusaha mikro, kecil, menengah, dan besar, di Aceh menghadiri pertemuan pembentukan Aceh Bisnis Forum (ABF) di basecamp PT Trans Continent di Gampong Beurandeh Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar, Selasa (2/5/2023). Pertemuan ini digagas oleh Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda, Bidang Pengembangan Ekonomi dan Usaha, bekerja sama dengan PT Trans Continent. 

Pembentukan Aceh Bisnis Forum ini disepakati dalam pertemuan yang dihadiri seratusan pengusaha Aceh berbagai kelas, di basecamp PT Trans Continent di Gampong Beurandeh Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar, Selasa (2/5/2023).

Pertemuan ini digagas oleh Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda, Bidang Pengembangan Ekonomi dan Usaha, bekerja sama dengan PT Trans Continent.

PP Taman Iskandar Muda adalah paguyuban masyarakat Aceh yang bermarkas di Jakarta.

Saat ini PP TIM dipimpin oleh Muslim Armas, pengusaha nasional asal Pidie.

Baca juga: PT Trans Continent Terima Penghargaan Supplier of The Year 2023, Berikut Profil Ismail Rasyid

Komunitas Aceh di Australia Barat, melakukan pertemuan silaturahmi dengan CEO PT Trans Continent yang juga penggagas Aceh Bisnis Forum (ABF) Ismail Rasyid dan Munzir Al Munir (pengurus Taman Iskandar Muda), di Hotel The Westin Perth WA, Jumat (11/5/2023) malam. Turut hadir Ketua Aceh Society of Western Australia (ASWA) Faisal Mahyuddin, ulama dan tokoh masyarakat Aceh di WA, Ustaz Jalil Ahmad. Dalam pertemuan itu dibicarakan peluang membentuk ABF Chapter Perth untuk menjajaki kemungkinan mengekspor produk UMKM Aceh ke Australia.
Komunitas Aceh di Australia Barat, melakukan pertemuan silaturahmi dengan CEO PT Trans Continent yang juga penggagas Aceh Bisnis Forum (ABF) Ismail Rasyid dan Munzir Al Munir (pengurus Taman Iskandar Muda), di Hotel The Westin Perth WA, Jumat (11/5/2023) malam. Turut hadir Ketua Aceh Society of Western Australia (ASWA) Faisal Mahyuddin, ulama dan tokoh masyarakat Aceh di WA, Ustaz Jalil Ahmad. Dalam pertemuan itu dibicarakan peluang membentuk ABF Chapter Perth untuk menjajaki kemungkinan mengekspor produk UMKM Aceh ke Australia. (SERAMBINEWS.COM/Zainal Arifin)

Sementara PT Trans Continent adalah perusahaan nasional yang bergerak di bidang multimoda transport milik pengusaha asal Aceh Utara, Ismail Rasyid.

Pertemuan pembentukan ABF ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis, Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng., IPU, Guru Besar di Jurusan Studi Pembangunan Fakultas ekonomi dan Bisnis USK, Prof Dr Apridar, S.E.,M.Si, beserta sejumlah akademisi dari USK.

Ketua PP Taman Iskandar Muda Muslim Armas dan Ismail Rasyid dalam sambutannya pada pertemuan itu menegaskan, ABF ini merupakan organisasi independen, tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

ABF mengedepankan prinsip pluralisme dan kesetaraan/egaliter, dengan fokus pada "business oriented" untuk kemajuan dunia usaha/UMKM Aceh.

Ditopang Empat Pilar

Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Usaha PP TIM, Munzir Al Munir SE mengatakan, Aceh Business Forum (ABF) yang dibentuk dalam pertemuan tersebut merupakan suatu wadah perhimpunan para wirausahawan/UMKM Aceh untuk membangun jaringan (networking) seluruh Indonesia dan juga pasar global.

"ABF ini terlahir dari gagasan Bidang Pengembangan Ekonomi & Usaha (BPEU) Pimpinan Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM) untuk memfasilitasi semua pelaku UMKM Aceh menuju pasar nasional dan global" kata Munzir Al Munir.

Dalam perjalanannya, sebut Munzir, gagasan ini ditopang oleh 4 pilar yaitu, PP TIM, Pelaku wirausahawan/UMKM Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK), dan Ikatan Alumni USK Jabodetabek.

“Pada kesempatan ini, Ismail Rasyid, pengusaha nasional multimoda transport PT. Trans Continent (Royal Group), yang juga ketua Ikatan Alumni USK Jabodetabek, memprakarsai kegiatan pertemuan pengusaha asal Aceh di Aceh, nasional, hingga luar negeri,” kata Munzir.

Dikatakan, Muslim Armas yang saat ini Ketua Umum PP TIM (Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda) juga merupakan pengusaha nasional asal Aceh, turut mendorong kegiatan silaturrahim ini dan berikhtiar menjadi "entry point" kemajuan wirausahawan/UMKM Aceh di pentas nasional dan global.

Baca juga: PT Trans Continent Terima Penghargaan Supplier of The Year 2023, Berikut Profil Ismail Rasyid

“Keyakinan ini menjadi bukan sekedar “cet langet” karena dukungan oleh pelaku dunia usaha dan akademisi USK yang merupakan Jantoeng Hate Rakyat Aceh,” kata Munzir dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, para wirausahawan/UMKM Aceh sangat antusias menyambut pembentukan Aceh Bisnis Forum (ABF).

Dilandasi niat tulus mulia “menyatunya” para wirausahawan/UMKM di ABF ini diharapkan menjadi tonggak sejarah kebangkitan dunia usaha Aceh.

“Sesungguhnya, ketika wirausahawan tidak lagi menyatu, mustahil cita-cita mulia akan tercapai,” ungkap Munzir Al Munir. (Serambinews.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved