Berita Politik
Isu Pilkada Subulussalam Mulai Mengemuka, Figur Balon Wali Kota Mulai Diperbincangkan Publik
Aroma pemilihan kepala daerah (Pilkada) Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam memang sudah mulai terasa di mana-mana.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Meski proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih terhitung belasan bulan lagi yakni akhir 2024 mendatang, namun suhu politik di Kota Subulussalam dalam beberapa bulan belakangan mulai menghangat.
Hal itu terlihat semakin gencarnya perbincangan sosok figur yang akan berpeluang maju menjadi bakal calon wali kota di Negeri Sada Kata itu.
Pantauan Serambinews.com, perbincangan Pilkada Subulussalam mulai menghangat sejak akhir 2022 lalu.
Selain menjadi bahan perbincangan, sejumlah figur yang disebut-sebut bakal ikut menjadi kontestan calon Wali Kota Subulussalam juga mulai tebar pesona pada masyarakat maupun kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Meningkatnya eskalasi politik di Kota Subulussalam juga menjadi pembahasan masyarakat, mulai dari warung-warung kopi hingga situs jejaring sosial seperti Facebook dan group WhatsApp.
Masyarakat mulai membahas sosok yang dinilai pantas menakhodai Kota Subulussalam ke depannya.
Aroma pemilihan kepala daerah (Pilkada) Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam memang sudah mulai terasa di mana-mana.
Hal itu terlihat saat ini di warung-warung kopi dan tempat masyarakat berkumpul bermunculan pengamat politik dadakan memperbincangkan sosok yang mereka jagokan.
Perbincangan seputar figur-figur yang bakal meramaikan pesta demokrasi Pilkada wali kota/wakil wali kota kian ramai dibicarakan di tengah-tengah masyarakat Subulussalam.
Tak hanya di kedai-kedai kopi, tetapi di kantor, emperan toko dan di jalan-jalan, masyarakat ramai-ramai membicarakan bahkan menjagokan figur-figur tertentu.
Menariknya lagi, dikabarkan bahwa sejumlah tim sukses juga mulai bergerilya.
Di lain pihak, beberapa kandidat yang disebut-sebut akan maju dalam Pilkada mendatang juga mulai menyelusup ke berbagai level kelompok masyarakat demi mensukseskan tujuan politiknya.
Acara-acara nuansa serimonial, sosial, bahkan keagamaan, juga mulai diadakan sebagai bungkus kampanye terselubung.
Tak hanya itu, gema Pilkada juga menjadi pembahasan masyarakat hingga situs jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/isu-pilkada-subulussalam-menghangat.jpg)