Idul Adha 1444 H

Ingin Tunaikan Sunnah Rasul, Inilah Amalan Pengganti Sholat Idul Adha Bagi Wanita yang Haid

Merujuk penjelasan Ustadz Adi Hidayat, Rasulullah Saw memberi solusi berupa amalan pengganti shalat Idul Adha bagi wanita haid.

Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Ilustrasi - Suasana pelaksanaan Shalat Idul Adha 1443 Hijriah di halaman Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (10/7/2022) 

"Bahkan nabi dalam sholat yang sifatnya sunnah seperti Idul Fitri dan Idul Adha itu beliau menyediakan tempat untuk perempuan yang tidak sholat ( haid)," jelas UAH dalam video di kanal YouTube Ceramah Pendek.

"Karena yang penting bukan cuma sholatnya, tapi khutbahnya ( Idul Adha) juga penting, jadi syiarnya penting," ujarnya.

Niat dan Tata Cara Sholat Idul Adha

Sebagaimana diketahui bahwa jumlah rakaat sholat Idul Adha sama dengan shalat Idul Fitri yaitu dua rakaat.

Adapun pelaksanaannya pun sebenarnya tak jauh berbeda.

Berikut ini adalah niat dan tata cara pelaksanaan sholat Idul Adha yaitu:

Shalat Idul Adha didahului niat yang jika dilafalkan akan berbunyi "ushalli sunnatan lidil adlha rak'taini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa".

Kalau dilaksanakan sendirian. Ditambah "imaman" kalau menjadi imam, dan "makmuman" kalau menjadi makmum.

"Aku ber niat Shalat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."

Lalu membaca takbiratul ihram sebagaimana shalat biasa. Setelah membaca doa iftitah, takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.

Selanjutnya membaca Surat al-Fatihah. Setelah melaksanakan rukun ini, dianjurkan membaca Surat al-A'la.

Berlanjut ke ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

Saat dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan "allahu akbar" seperti sebelumnya.

Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua.

Usai membaca Surat al-Fatihah, pada rakaat kedua ini dianjurkan membaca Surat al-Ghasyiyah.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved