Berita Lhokseumawe
Dirjen Polpum Kemendagri Launching Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih di Lhokseumawe
Dirjen Kemendagri Bahtiar Baharuddin melakukan launching perdana 10 juta bendera merah putih di daerah Lhokseumawe.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dirjen Politik dan Pemerintah Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin melakukan launching perdana 10 juta bendera merah putih di daerah Lhokseumawe.
Ia mengatakan pembagian perdana bendera merah putih tersebut sangat banyak.
"Di tahun ini Lhokseumawe menjadi tempat perdana launching 10 juta bendera merah putih. Selanjutnya kita bergerak ke arah timur, seperti Sulawesi dan Papua, serta di daerah lainnya," kata Bahtiar, Sabtu (17/6/2023).
Namun, lanjutnya, karena bendera sangat banyak seperti bendera partai masing-masing.
Namun di atas bendera itu semua, terdapat satu bendera yang paling tinggi adalah bendera merah putih, secara ciri sebuah bendera berdaulat.
Baca juga: Besok Seorang Balita Aceh Jaya Jalani Operasi Bibir Sumbing di Banda Aceh
"Ini yang terus kita ingatkan, bahwa masyarakat Aceh sebagian besar membentuk negara dari awal, negara ini maju mundur tergantung dari kontribusi masyarakat Aceh.
Maka hari ini kami hadir semua disini, baik itu dari pemerintah pusat, Kemendagri, dan gubernur," tambahnya.
Dilanjutkan Bahtiar, terlebih pada tahun ini adalah memasuki tahun politik, dimana nantinya terdapat bendera bendera berkibar di jalan, namun diantara semua itu adalah bendera merah putih yang paling tinggi.
"Saya berterimakasih kepada warga Lhokseumawe, dan Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan ini juga suatu ajang silaturahmi," pungkasnya.
Sementara itu Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Imran mengatakan, turut berterimakasih dan mengapresiasi seluruh masyarakat Lhokseumawe, dimana dapat menerima tamu dengan baik, dan kegiatan berjalan sukses.
Baca juga: Pemko Lhokseumawe Ajak Semua Elemen Dukung Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih
"Sebelumnya, direncanakan lima menteri yang dijadwalkan bakal hadir ke daerah kita.
Namun kita mendapatkan informasi bahwasanya beliau tidak dapat hadir dan meminta izin serta mengirimkan salam kepada warga Lhokseumawe," tambah Imran.
Imran menambahkan, kegiatan sepuluh juta bendera tersebut adalah salah satu untuk menggerakkan jiwa patriotisme dan nasionalisme, dan kegiatan tersebut sudah dibuatkan pada tahun lalu.
Pada tahun ini, sambung Imran, kegiatan-nya diminta untuk dilanjutkan di Aceh, yakni di Lhokseumawe.
Untuk bendera sendiri, Lhokseumawe mendapatkan 10 ribu bendera dari Kemendagri.
"Dan di Lhokseumawe sendiri terdapat 10 ribu juga, namun setelah kita hitung, kita sudah melebihi dari jumlah tersebut, yang hampir mencapai 14 ribu. Proses distribusi nya nanti melalui perwakilan-perwakilan," tutup Imran.(*)
Baca juga: Pelajar SD dan SMP di Aceh Tamiang Bersaing Dalam Olimpiade Sains Nasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Launching-perdana-10-juta-bendera-merah-putih-di-daerah-Lhokseumawe_.jpg)