Info Singkil
Asal-usul Nama Kepulauan Banyak hingga Populer ke Mancanegara
Sesuai namanya Kepulauan Banyak, memiliki banyak pulau.Saking banyaknya jumlah pulau dalam gugusan Kepulauan Banyak, memiliki beragam versi.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Sesuai namanya Kepulauan Banyak, memiliki banyak pulau. Saking banyaknya jumlah pulau dalam gugusan Kepulauan Banyak, memiliki beragam versi.
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kepulauan Banyak, di Kabupaten Aceh Singkil, namanya begitu mentereng ke mancanegara.
Hingga memikat wisatawan dari berbagai belahan dunia datang untuk menjadi bagian yang pernah merasakan keindahannya.
Kepulauan Banyak terbagi dalam dua kecamatan.
Kecamatan Pulau Banyak, ibu kotanya Pulau Balai.
Terdari atas Desa Pulau Balai, Pulau Baguk dan Desa Teluk Nibung.
Kedua Kecamatan Pulau Banyak Barat, ibu kotanya Haloban.
Terdiri atas empat desa masing-masing Desa Haloban, Asantola, Suka Makmur dan Desa Ujung Sialit.
Sesuai namanya Kepulauan Banyak, memiliki banyak pulau.
Saking banyaknya jumlah pulau dalam gugusan Kepulauan Banyak, memiliki beragam versi.
Konon mulanya terdiri atas 99 pulau, sesuai dengan Asmaul Husna (nama-nama baik Allah dalam Al-Qur'an).
Baca juga: Festival Pulau Banyak, Disparpora Aceh Singkil Pastikan Kesiapan Panitia Lokal
Belakangan ada yang menyebut 68 pulau.
Ada juga yang menyebut 67 pulau.
Perubahan jumlah pulau tersebut akibat fenomena alam.
Seperti gempa tsunami, hingga menyebabkan pulau tenggelam.
Bukan tanpa alasan jumlah pulau di Kepulau Banyak, memiliki banyak versi.
Lantaran pada waktu-waktu tertentu mengalami penambahan.
Secara kasatmata, ada empat pulau baru yang muncul ke permukaan laut selama enam tahun terakhir.
Warga menyebutnya baby island (bayi pulau).
Baby island paling fenomenal yang muncul di sekitar Gosong Sianje.
Jaraknya kira-kira 35 menit naik speedboat dari Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak.
Baby island itu mulai terlihat 2017 lalu.
Baca juga: Festival Pulau Banyak Segera Digelar, Ini Daftar Penginapan dan Tarifnya di Kepulauan Banyak
Baby island ini berupa hamparan pasir yang timbul tenggelam.
Timbul ke permukaan ketika air laut surut.
Sebaliknya saat laut pasang, baby island menghilang.
Tiga pulau lain yang terlihat muncul ke permukaan laut berada di depan Palambak.
Awalnya hanya terlihat dua pulau, namun Desember 2019 lalu tambah satu lagi.
Tak hanya jumlah, nama pulau juga ada sedikit fiksi.
Hal itu dimungkinkan akibat pengaruh logat bicara.
Namun justru itulah uniknya Kepulauan Banyak di batas Samudera Hindia.
Berdasarkan berbagai literasi ada beberapa peristiwa alam yang menyebabkan gugusan pulau-pulau kecil di Kepulau Banyak, hilang atau setidaknya timbul tenggelam.
Antaralain gempa tsunami 1907/1908 yang disebut warga pesisir geloro.
Kemudian tsunami 2004 dan 2005.
Berikut nama-nama pulau di Kepulauan Banyak yang dirangkum dari berbagai sumber.
Pulau Tabalu, pulau Melia, pulau Lanian, pulau Laurek, pulau Pabisi, pulau Sarombang, pulau Baronik, pulau Rubi, pulau Sianjai, pulau Sanglat dan pulau Inakuri.
Lalu pulau Pabandah, pulau Dua, pulau Buaya, pulau Samut, pulau Sarang Gantung, pulau Bekhu, pulau Penerusan Kecil, pulau Pinang dan pulau Sarang Alu.
Kemudian pulau Bangkaru, pulau Madangkati, pulau Lamun, pulau Linau, pulau Sinanda, pulau Gosong Besar, pulau Rumpau, pulau Simok dan pulau Tabalo.
Selanjutnya pulau Lasawun, pulau Tuangku, pulau Nago, pulau Raga-raga, pulau Sagu-sagu, pulau Subang dan pulau Pandan.
Berikutnya pulau Tabalah, pulau Tailana, pulau Tambarat, pulau Madang, pulau Balong, pulau Matahari, dan pulau Orongan.
Pulau Sikandang, pulau Biawak, pulau Asok, pulau Lambudung, pulau Palambak Kecil, pulau Palambak Besar dan pulau Rangit Kecil.
Seterusnya pulau Malelo, pulau Rangit Besar, pulau Panjang, pulau Tapus-tapus, pulau Balai, pulau Bagu dan pulau Ujung Batu.
Hebatnya setiap pulau di Kepulauan Banyak, memiliki keunikan masing-masing.
Mulai yang menawarkan pasir putih selembut bedak, pemandangan bawah laut, lokasi surfing serta tempat penyu langka dunia.(*)
Baca juga: Buruan Daftar Lomba Mancing Festival Pulau Banyak, Hadiah Capai Puluhan Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gugusan-kepulauan-banyak-aceh-singkil-terlihat-dari-puncak-gunung-tiusa.jpg)