Berita Aceh Utara
Berawal dari Dana Desa, Seorang Keuchik di Aceh Utara Laporkan Warganya
Muhammad Amir (44) dipolisikan Keuchik Abdullah, atas dugaan perbuatan pidana fitnah dan penghinaan.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Bahkan Amir kata Abdullah, sudah mencaci orangtuanya tiga dalam rapat di depan umum.
Menurut Abdullah, Amir menuduhnya melakukan korupsi dana Rp 100 juta dan mencaci orangtuanya.
“Tujuh hari setelah melahirkan saya, ibu meninggal dunia karena pendarahan. Tapi dicaci-caci oleh orang lain, saya tidak terima dan saya tidak bisa memaafkan,” ujar Abdullah.
Abdullah juga mengaku dirinya memiliki persoalan pribadi dengan Amir, sebelumnya dirinya menjadi keuchik.
Sehingga ia menduga Amir terus mencari kesalahan dirinya sebagai keuchik, karena persoalan pribadi tersebut.
“Saya sebagai manusia punya harga diri, saya tidak bisa terima orangtua saya dicaci di depan umum,” pungkas Abdullah.(*)
Baca juga: 18 Keuchik di Bireuen Mundur Demi Mencalonkan Diri jadi Bacaleg, Pj Penggant Segera Diproses
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-kepala-desa_20181028_170203.jpg)