Minggu, 19 April 2026

Berita Pidie

Ustaz Masrul Aidi Isi Khutbah Idul Adha di Mutiara Pidie, Idul Adha Hari Raya Paling Akbar

“Jangan membalik-balikkan nilai syariat yang telah ditentukan dalam ketentuan agama," jelas Ustaz Masrul Aidi. 

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Ustaz Masrul Aidi Lc menyampaikan tausiah agama pada Khutbah Idul Adha 1444 H di Masjid Baitul Huda Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (29/6/2023). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Gampong Cot Keueng, Aceh Besar, Ustaz Masrul Aidi Lc menyampaikan khutbah Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, bagi ribuan warga di Masjid Baitul Huda Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (29/6/2023).

Dalam tausiah sekitar 40 menit lebih itu, Ustaz Masrul Aidi menyampaikan kepada para jamaah Idul Adha agar menghormati rangkaian ritual agama yang paling meriah hingga hampir sepekan atau selama Hari Tasyrik yaitu 10, 11, 12, hingga 13 Dzulhijjah, dalam menggemakan takbir dengan disertai sembelihan hewan qurban. 

Namun, dalam praktiknya pada kebiasaan masyarakat lebih memeriahkan lebaran Idul Fitri.

Padahal Idul Fitri perayaannya berlangsung sehari saja saat takbiran.

Tapi, liburnya telah diset jauh-jauh hari dengan libur panjang bersambung cuti bersama oleh pemerintah.

'Karenanya sebagai Negeri Aceh yang berdaulat dalam praktik syariat Islam, patut mengambil langkah tegas dalam memeriahkan Hari Raya 'Akbar' Idul Adha dengan meliburkan lebih panjang bagi pengabdi negara atau Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga pelaksana Hari Raya Idul Adha lebih jauh meriah," ujarnya.

Karenanya, pemimpin di negeri syariat Aceh perlu mengambil sikap tegas untuk mengambil kebijakan tersendiri sebagai daerah kekhususan, dengan syariat agama yang melekat untuk melahirkan peraturan daerah atau Qanun agar lebih memuliakan Hari Raya Idul Adha.

“Jangan membalik-balikkan nilai syariat yang telah ditentukan dalam ketentuan agama," jelasnya. 

Menurut Masrul Aidi, pendidikan ini perlu ditanamkan terhadap lintas generasi masyarakat Aceh.

Hal ini menjadi edukasi nilai-nilai yang sebenarnya terhadap khasanah agama bagi segenap umat.

“Selain itu juga dalam momen peringatan Hari Raya Idul Adha ini belajarlah menjadi insan yang memiliki solidaritas yang tinggi untuk bersedekah,” pesannya.

Sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabiyullah, Ibrahim AS yang selalu menjamu makan bagi setiap tamu.

Bahkan rela harta yang berlimpah terutama ternah untuk disembelih demi memuliakan tamu dari berbagai kalangan.

“Jangan jadikan ketika banyak orang kaya di tengah masyarakat, namun masih banyak orang miskin yang menjadi kelaparan,” tuturnya.

'Bumikan moralitas Nabi Ibrahim AS sebagai budaya untuk meraih keberkahan terhadap harta yang kita miliki," ungkapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved