Viral
Viral 13 KK Hilang Akses, Pemilik Lahan Tutup Jalan Gang: Warga Nggak Ada Baik-baiknya Gitu Lho
Viral 13 warga kehilangan akses usai pemilik lahan tutup jalan gang di Bangunsari, Ponorogo, Jawa Timur, sebut warga tidak ada baik-baiknya.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM - Viral 13 warga kehilangan akses usai pemilik lahan tutup jalan gang di Bangunsari, Ponorogo, Jawa Timur, sebut warga tidak ada baik-baiknya.
Aksi menembok jalan gang itu kemudian ramai di media sosial, sebab warga sebanyak 13 kepala keluarga tidak bisa lewat sama sekali.
Adalah Bagus Robyanto, pemilik jalan gang yang akhirnya menembok tempat lalu lintas utama masyarakat itu.
Ia mengklaim kalau tanah tersebut merupakan milik keluarganya dan sudah memenangkan dua kali gugatan di pengadilan secara inkrah.
Baca juga: Masih Ingat Isa Bajaj? Dulu Artis Top Kini Pulang Kampung, Rawat Ibu Sambil Buka Warung
Baca juga: Viral Perusahaan Pecat Karyawan Tak Bisa Selesaikan Lomba Lari 3 Mil, Kalah Digugat ke Pengadilan
Meski demikian, warga menurutnya masih juga tidak mau berupaya baik-baik terhadap dirinya.
"Warga itu meminta untuk tanah yang telah (memiliki) sertifikat ini dipecah menjadi jalan umum, tapi tidak ada upaya baik-baiknya," ungkap Bagus dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (2/7/2023).
"Sudah jelas itu tanah hak milik, tiba-tiba diklaim ini menjadi jalan umum," tambahnya.
Padahal, lanjut Bagus, mulai dari BPN sampai antar SKPD di Kabupaten Ponorogo sudah melakukan rapat pada 2020 dan sudah diberitahu ke warga terkait kepemilikan tanah tersebut.
"Mereka menyangkal justru membuat suatu gugatan dan ini sudah terjadi dua kali gugatan, alhamdulillah keluarga kami yang memenangkan dan inkrah," ungkap Bagus.
"Jadi, dengan inkrah ini, warga sendiri turut mengamini kebenaran tersebut kan, gitu lho," tambahnya.
Baca juga: Mantan Aktivis NII Buka Suara Tekait Ponpes Al Zaytun, Sebut Pusat Kaderisasi hingga Didoktrin
Meski demikian, menurutnya tidak ada upaya warga secara baik-baik menyelesaikan persoalan tersebut.
"Setelah inkrah, tidak ada upaya juga untuk baik-baik gitu lho bang," kata Bagus.
"Makanya saya tadi sudah mengatakan bahwa tidak ada upaya warga dengan pemerintahan terendah di lingkungan untuk membuat baik lagi suatu bentuk moril," tambahnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.