Minggu, 17 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Kebakaran Bedeng Pekerja di Kuta Malaka Sempat Bikin Resah Gegara Beredar Isu Pesantren Terbakar

“Yang terbakar bangunan barak atau bedeng tempat istirahat pekerja yang berkonstruksi kayu,” kata Ridwan Jamil.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBI INDONESIA
Petugas melakukan upaya pemadaman terhadap bedeng milik pekerja yang terbakar di Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Selasa (25/7/2023). 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (25/7/2023) siang, menyebabkan satu bedeng tempat para pekerja istirahat di Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, hangus dilalap ‘si jago merah’.

Di sisi lain, kebakaran tersebut juga sempat membuat resah lantaran beredar isu hoaks yang menyatakan pesantren terbakar.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, akibat kebakaran tersebut, satu unit kendaraan roda dua milik pekerja hangus dilalap api.

Ia mengatakan, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.33 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Yang terbakar bangunan barak atau bedeng tempat istirahat pekerja yang berkonstruksi kayu,” kata Ridwan Jamil.

Ia menerangkan, informasi kebakaran itu diketahui petugas dari masyarakat melalui emergency call 0811 6713 113, yang mengabarkan tentang adanya kejadian kebakaran barak atau bedeng tempat pekerja pesantren istirahat.

Dikarenakan konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu, maka api begitu cepat membesar dan menghanguskan bangunan tempat istirahat pekerja tersebut.

Sesuai informasi petugas di lokasi kejadian, kebakaran tersebut juga ikut membakar salah satu kendaraan roda dua jenis Honda Supra milik pekerja. 

"Untuk penyebab terjadinya kebakaran, sudah dalam penanganan pihak yang berwajib,” jelasnya.

Untuk melakukan pemadaman, sebut RJ--sapaan akrab Ridwan Jamil, pihaknya mengerahkan 6 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian yang didatangkan dari Pos Induk Sibreh, dengan dukungan 20 personel pemadam kebakaran

Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan kebakaran tersebut dengan langkah awal melakukan blokade api agar tidak menjalar ke bangunan lainnya.

Proses pemadaman dan pendinginan baru selesai dilakukan oleh petugas pada pada pukul 11.30 WIB.

Dalam usaha pemadaman, petugas juga ikut dibantu oleh personel TNI, Polri, dan masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved