Berita Aceh Besar
Cuaca Terik, 2,5 Hektare Lahan di Dua Titik di Aceh Besar Terbakar
Kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu, tak terlepas dari cuaca terik yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu, tak terlepas dari cuaca terik yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - 2,5 hektare lahan di Kecamatan Indrapuri dan Kecamatan Darul Imarah terbakar, Sabtu (29/7/2023).
Kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu, tak terlepas dari cuaca terik yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamill mengatakan, setidaknya dua hektare lahan terjadi Desa Ulee Kareung, Kecamatan Indrapuri dan setengah hektare juga terbakar di Desa Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah.
Ia mengatakan, hal tersebut tidak terlepas dari kelalaian masyarakat yang kerap melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Dua hektare lahan kebun milik Miridinlah (48) di Gampong Ulee Kareung itu terbakar, lantaran diduga adanya pembakaran tanpa pengawasan.
Sama halnya juga kejadian yang berada di Darul Imarah.
Pihaknya mengerahkan dua unit mobil armada kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman di dua lokasi tersebut.
Dalam usaha pemadaman, petugas juga ikut dibantu oleh personel TNI (Koramil setempat), Polri (polsek setempat) dan masyarakat.
Baca juga: Lahan dan Semak Belukar di Simpang Mamplam Bireuen Terbakar, Cuaca Panas, Hati-hati Bakar Sampah
Maraknya kejadian karhutla yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat membahayakan kondisi di lingkungan tersebut.
Apa lagi melakukan pembakaran sampah yang tanpa pengawasan.
Hal itu mengingat, kondisi cuaca yang terjadi dalam beberapa hari ini sangat panas dan terik.
Bahkan BMKG juga sudah merilis tentang kondisi dan bahaya radiasi yang ditimbulkan dari gelombang cuaca panas, dalam kurun waktu beberapa hari ini.
“Terutama perkembangan dan anomali cuaca, kadang hujan dan kadang bisa panas terik seperti yang terjadi akhir-akhir ini,” jelasnya.
Ia mengatakan, banyak titik kejadian karhutla berdekatan dengan pemukiman warga.
Karena hal itu pula, ia mengimbau kepada masyarakat harus waspadai anomali cuaca saat ini, dengan tidak melakukan aktivitas membakar saat membuka lahan kebun atau tumpukan sampah secara sembarang di lingkungan tempat tinggal.
Terlebih lanjut Ridwan, membakar lahan/hutan secara sengaja.
Karena tindakan tersebut bisa dipidanakan.
Ia juga memohon kepada warga masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan lahan di gampong, segera berkoordinasi dengan aparat yang ada baik petugas Babinsa maupun Bhabinkamtibmas masing-masing.
“Dapat juga segera menghubungi nomor emergency call kami di no 08116713113, guna dilakukan segera upaya-upaya pemadaman damorn antisipasi meluasnya kebakaran,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Lahan Gambut Terbakar di Lhokseumawe, 6 Damkar Diterjunkan ke Lokasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-melakukan-upaya-pemadaman-di-lokasi-lahan-yang-terbakar.jpg)