Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Komunitas BIC Bersihkan Pohon dari Serangan Parasit di Aceh Barat

Para siswa, guru dan komunitas BIC secara bersama membersihkan pohon-pohon di kawasan Kuta Padang secara langsung

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/SA'DUL BAHRI
Para guru dan siswa serta pihak BIC membersihkan pohon dari parasit atau benalu di salah satu pohon di kawasan MTsS HBS Meulaboh, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (19/8/2023). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-78 berbagai tempat di Aceh disahuti dengan sejumlah aneka perlombaan baik berhubungan dengan olahraga, seni dan hal lainnya.

Intinya semangat menyemarakkan HUT RI tetap dilakukan secara antusias yang membuktikan bahwa jiwa patriotisme dan cinta tanah air memang luar biasa.

Lain halnya dengan Komunitas Bumoe Indatu Ceudah (BIC) yang digawangi oleh Suharman bersama pihak sekolah MTsS Harapan Bangsa Meulaboh sengaja mengambil momentum serba agak unik dengan melakukan pembersihan pohon yang diserang parasit yang hidup menempel di pohon.

Hal tersebut dilakukan lantara didasari rasa kecintaan pada beberapa jenis pepohonan yang terancam kepunahan akibat ditumbuhi tanaman lain di batang pohon, sehingga akan menjadi virus yang menyebabkan pohon bisa mati yang ada di kawasan Kota Meulaboh.

Baca juga: Pj Bupati Aceh Utara Instruksi Sekolah Awali PBM dengan Zikir, Disampaikan Saat Doa Bersama HUT RI

Para siswa, guru dan komunitas BIC secara bersama membersihkan pohon-pohon di kawasan Kuta Padang secara langsung.

Sebagian melakukan pemanjatan pohon dengan menggunakan sejumlah peralatan manual, hingga pohon bersih dari parasite, agar pohon tersebut tidak punah atau mati

Kepala madrasah MTsS HBS, Faisal melibatkan unsur guru dan siswa sengaja melakukan aksi nyata dalam penyelamatan pohon dari ancaman parasite yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam mengisi nilai kemerdekaan.

Disebutkan, jika tidak dibantu dibersihkan dikuatirkan cepat atau lambat pepohonan-pohan tersebut akan mati secara perlahan, maka perlu dibantu untuk dimerdekakan sesegera mungkin dari benalu-benalu tebal yang menempel di batang.

Baca juga: Bupati Aceh Selatan Resmikan Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Berkapasitas 30 Ton di Bakongan

“Pohon harus diselamatkan dari benalu, sebab pohon tersebut mampu memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat sekitar seperti di Gampong Kuta Padang,” jelasnya.

Masih dalam suasana memeriahkan HUT RI ke-78, Komunitas BIC tetap konsen mengangkat isu-isu lingkungan terkait dengan pemeliharaan tumbuhan-tumbuhan sekitar perkotaan yang masih kurang atensi dan perlu diberikan pemahaman secara komprehensif kepada pihak pengambil kebijakan dan masyarakat.

Penasehat BIC Bumue Indatu Ceudah, Suandi mengapresiasi para pekerja pemerhati isu-isu lingkungan dan diharapkan dengan hadirnya komunitas ini, setidaknya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Apalagi kondisi atmosfer suhu dan cuaca dewasa ini semakin meningkat dan menyengat dirasakan oleh setiap insan apakah itu suatu pertanda alam tidak bersahabat lagi dengan kita,” ungkap Tgk Suandi.

Baca juga: Ini Jumlah Bacaleg di Aceh Utara yang Tidak Memenuhi Syarat

Problematika isu global warming seharusnya para pihak terkait seharusnya berpikirlah lebih Arif dan bijak.

Akibat perambahan hutan secara masif dilakukan dan kurang peduli tentang isu lingkungan berimplikasi pada ketidaknyamanan keberlangsungan kehidupan manusia.

Salah satu solusi paling jitu diperlukan uluran tangan kita bersama untuk memelihara tanaman disekitar kita sebab tumbuh tersebut berfungsi sebagai Natural  Air Conditioner untuk mendinginkan Alam.(sb)

Baca juga: Raker 2023, USK Percepat Jadi World Class University, Juga Jalin Kerja Sama dengan 3 Daerah di Gayo

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved