Berita Banda Aceh
PT Trans Continent dan USK Teken MoU, akan Bangun Pabrik Pengolahan Ikan Tuna
Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh CEO Trans Continent, Ismail Rasyid dan Rektor USK, Prof Ir Dr Marwan.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Pasalnya, USK sendiri memiliki banyak produk inovasi yang dapat dikembangkan dan dikomersialisasi.
“Dengan kemitraan ini dapat menjadi jembatan untuk bisa membantu kita. Mudah-mudahan bisa memutar balik persepsi bahwa di Aceh industri sulit tumbuh.
Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini pekerjaan besar bisa kita laksanakan,” kata Marwan.
Nantinya MoU ini akan dibangun industri pengolahan ikan menjadi keumamah yang dikalengkan.
Baca juga: Kisah Pilu, Anak Sulung Shalatkan 6 Anggota Keluarga : Sekejap Mata Aku Jadi Anak Yatim Piatu
Selain itu, keumamah kaleng sendiri sudah dipatenkan dan telah mendapat izin produksi dari BPOM.
“Jadi harapan kita ini dapat menjadi industri yang lebih besar lagi.
Karena ikan banyak di Aceh, kebutuhan keumamah juga ada pasarnya seperti jamaah umrah dan haji. Serta market yang ada di Aceh.
Kalau kita sepakat kita tuangkan ke Perjanjian Kerjasama (PKS). Ini kita harap dapat menjadi contoh untuk pembangunan industri di Aceh,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Minuman Herbal Baik Dikonsumsi Pagi atau Malam Hari? dr Zaidul Akbar Bilang Ini, Sesuai Al-Quran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/CEO-Trans-Continent-Ismail-Rasyid-dan-Rektor-USK-Prof-Ir-Dr-Marwan.jpg)