Info Singkil
Genjot Performa Penanganan Stunting, Pj Bupati Aceh Singkil Kumpulkan Semua Pemangku Kebijakan
"Kita atur mekanismenya. Dinas fokus kemakanan tambahan bergizi. Sementara swasta bisa berperan dalam perbaikan sanitasi tenaga teknisnya nanti...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
"Kita atur mekanismenya. Dinas fokus kemakanan tambahan bergizi. Sementara swasta bisa berperan dalam perbaikan sanitasi tenaga teknisnya nanti kami sediakan," ujar Azmi.
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Azmi, MAP genjot performa penanganan stunting.
Hak itu dilakukan dengan mengumpulkan semua pemangku kebijakan di daerahnya, Selasa (5/9/2023).
Mulai dari Muspida, ulama, dinas teknis yang menangani stunting seperti Dinas Kesehatan dan Dinas pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana.
Bupati juga mengumpulkan NGO yang selama ini fokus dalam penanganan stunting, perusahaan swasta di Aceh Singkil, dan pihak terkait lainnya.
Muspida yang hadir lengkap mulai dari Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Inf Moh Mulyono, Kajari Aceh Singkil Munandar, Ketua DPRK Aceh Singkil Aritonang, Wakil Ketua DPRK Amaliun, Ketua PN, Ketua MPU Roesman Hasmy dan Forkopimda lainnya.
Sedangkan dari jajaran Pemkab Aceh Singkil, selain bupati, hadir Sekda Ahmad Rivai, asisten dan kepala SKPK lainnya.
Dalam kesempatan itu Pj Bupati Aceh Singkil, Azmi, menyebutkan tujuan pertemuan untuk mempercepat penurunan stunting.
Baca juga: Teken MoU Pemkab Aceh Utara dan Poltekkes Aceh, Sepakat Bersinergi Turunkan Angka Stunting
Hal itu berdasarkan fakta bahwa di daerahnya terjadi kenaikan angka stunting.
Dari awal tahun 20.persen menjadi 34 persen pada Juli 2023.
"Sementara kami memiliki target pada tahun depan turun menjadi 14 persen," kata Azmi.
Untuk mencapai target tersebut, Azmi lantas meminta semua pihak menyatukan kekuatan dalam menurunkan stunting.
Pemerintah daerah sebutnya melalui dinas teknis fokus memberikan makanan tambahan bergizi.
Sementara swasta dan komponen lain bisa berperan dalam perbaikan sanitasi.
"Kita atur mekanismenya. Dinas fokus kemakanan tambahan bergizi. Sementara swasta bisa berperan dalam perbaikan sanitasi tenaga teknisnya nanti kami sediakan," ujar Azmi.
Pj bupati yakin bila dua program berjalan, maka target turunkan stunting tercapai.
Usai bupati berbicara, lanjut diskusi yang intinya semua bersepakat melakukan menjalankan program penurunan stunting dalam waktu cepat.(*)
Baca juga: Cegah Stunting, Gampong Peurada Banda Aceh Gelar Lomba Memasak Makanan Sehat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pertemuan-percepatan-penanganan-stunting.jpg)