Tiktoker Aceh Dilapor ke Polisi
Sayed Bongkar Detail Jaringan Tramadol, Dituding Terlibat Sabu hingga Lapor Abu Laot ke Polda
Praktisi Hukum, H Sayed Muhammad Muliady SH bongkar detail jaringan Tramadol, dituding terlibat sabu hingga lapor Abu Laot ke Polda Aceh.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
"Karena korbannya warga setempat, asal ditangkap KTP-nya pasti KTP kita (Aceh), sehingga muncul itu (spanduk)," ungkap Sayed.
Ia kemudian mulai membentuk sebuah tim bersama beberapa teman lainnya untuk mencari tahu terkait ke mana arah bisnis Tramadol ini.
"Sehingga saya dapat membaca, ternyata begini (kontruksi)," kata Sayed.
Baca juga: Cemarkan Nama Baik dan Sebar Berita Bohong Lewat TikTok, Bang Sayed Laporkan Abu Laot ke Polda Aceh
Kasus Imam Masykur Hanya Momentum
Ketika memutuskan pulang ke Aceh, dirinya pun ingin membicarakan kasus Tramadol tersebut.
"Jangan dipikir saya bicara Tramadol karena ada kasus ini (Imam Masykur)," kata Sayed.
"Kasus ini adalah momentum, saya sudah dua tiga tahun belakangan ini melakukan sedikit penelitianlah, karena saya datang juga ke kedai-kedai itu," tambahnya.
Dijelaskan Sayed, mereka yang berjualan Tramadol di sekitaran ibu kota mengaku, setiap bulan ada uang keamanan yang harus disetorkan, dan mereka terbuka sekali soal itu.
"Gampang sekali lihat, di Cipinang, Cipayung, Ciputat. Pokoknya daerah-daerah pinggir timur itu hampir semuanya ada," ungkap Sayed.
Baca juga: Diperiksa Bareskrim, Rocky Gerung: Kasus Ini Tunggangan Menjilat Kekuasaan, Lawyer Cari Panggung
Tramadol Jadi Pemicu Tawuran, Begal hingga Geng Motor
Advokat senior itu juga bercerita, ternyata sejumlah kriminalitas yang dilakukan di ibu kota, penyebab utamanya hampir dipastikan Tramadol.
"Setiap tawuran, begal, geng motor, konsumsi pertamanya pasti Tramadol," ungkap Sayed.
Karena, katanya, Tramadol itu berbeda dengan sabu yang harganya lebih mahal, kemudian dampaknya membuat orang menjadi penakut atau semacam paranoid.
"Gak mungkin orang pakai sabu itu berani bunuh orang, jarang terjadi kasus," kata Sayed.
"Tapi kalau orang pakai Tramadol, ketika anak-anak mau tawuran, itu polisi di mata dia itu kecil. Makanya pembacokan, segala macam," tambahnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.