Pria Lulusan SMA Jadi Dokter Klinik di RS PHC Surabaya, Digaji Rp 7 Juta per Bulan, Praktek 2 Tahun
Selama dua tahun, Susanto berhasil menipu PT PHC dan praktik di klinik K3 wilayah kerja Pertamina di Cepu, Blora, Jawa Tengah.
SERAMBINEWS.COM - Sosok Susanto, dokter gadungan yang sudah dua tahun praktik di PT Pelindo Husada Citra (PHC), tengah menjadi sorotan.
Selama dua tahun, Susanto berhasil menipu PT PHC dan praktik di klinik K3 wilayah kerja Pertamina di Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Padahal, Susanto merupakan seorang lulusan SMA.
Namun, ia berhasil meraup gaji Rp 7 juta berserta tunjangan lainnya setiap bulan.
Bagaimana kasus dokter gadungan itu bisa terbongkar?
Dikutip dari Tribun Jatim, Santoso diterima PT Pelindo Husada Citra (PHC) bekerja sebagai dokter klinik K3 wilayah kerja Pertamina di Cepu, Jawa Tengah.
Terungkap, kasus ini bisa terjadi bermula dua tahun lalu PT PHC membuka lowongan kerja dan merekrut pegawai secara online.
Santoso tertarik melihat lowongan tersebut.
Trik lama menipu digunakan kembali.
Agar bisa mengisi formulir pendaftaran dia kemudian mencari dokter di media sosial Facebook.
Hingga pada akhirnya Santoso menemukan akun dr Anggi Yurikno, seorang dokter asal Bandung.
Lalu, semua identitas dokter yang asli itu dicuri oleh Santoso. Kemudian digunakan melamar kerja.
Hasilnya, dokumen fiktif itu membuat Santoso diterima kerja.
Baca juga: Ceraikan Suami Demi Pak Polisi, Sudah Terlanjur Mau Berhubungan Badan Ternyata Intel Gadungan
Direktur Utama PT PHC dr Subardjo mengaku telah kecolongan.
Bahkan, sebelum kasus ini terungkap Santoso rencananya akan mendapat kontrak kerja selama 7,5 tahun.
Mengapa Roblox Dilarang? |
![]() |
---|
Harga Emas di Banda Aceh Naik Bertubi-tubi, 28 Agustus 2025 Dijual Segini per Mayam |
![]() |
---|
Food Estate Aceh: Menyemai Berkah, Menumbuhkan Kedaulatan Pangan di Tanah Syariat |
![]() |
---|
Ustadz Takdir Feriza Hasan, Putra Aceh Dinobatkan sebagai Qari Terbaik se-Asia Tenggara |
![]() |
---|
Kisruh Bupati Aceh Timur dan Wali Kota Langsa, Pengamat Komunikasi: Hentikan Polemik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.