Berita Viral

Akhir Cerita 2 Jenazah Terlantar di Mushalla Bandung, Kapolres Turun Tangan: Kendala Biaya Pemakaman

Jenazah tersebut dibiarkan terlantar di mushalla dekat Rumah Singgah BOBS Peduli di Jalan Kiastramanggala, Bandung, Jawa Barat

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
WartaKota
Akhir Cerita 2 Jenazah Terlantar di Mushalla Bandung, Kapolres Turun Tangan: Kendala Biaya Pemakaman 

Akhir Cerita 2 Jenazah Terlantar di Mushalla Bandung, Kapolres Turun Tangan: Kendala Biaya Pemakaman

SERAMBINEWS.COM, BANDUNG – Beginilah nasib akhir dua jenazah yang terlantar di sebuah mushalla di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dua hari lalu, publik Indonesia dihebokan dengan beredarnya foto dua jenzah yang terlantar di mushalla.

Setelah meninggal dan dikafanin serta dishalatkan, dua jenazah tersebut tidak segera dikebumikan.

Jenazah tersebut dibiarkan terlantar di mushalla dekat Rumah Singgah BOBS Peduli di Jalan Kiastramanggala No. 9 Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat (29/9/2023) subuh.

Alasannya, kedua jenazah tersebut tidak segera dimakamkan karena permasalahan biaya pemakaman.

Diketahui, dua jenazah tersebut bukan warga desa setempat melainkan warga binaan di Yayasan Rumah Singgah BOBS Peduli.

Keduanya jenazah tersebut tidak memiliki keluarga atau kerabat sama sekali saat mereka menjadi warga binaan.

Baca juga: Merasa Janggal Penyebab Kematian, Keluarga Minta Polisi Lakukan Autopsi Jenazah Ramli Karo-karo

2 jenazah yang sempat telantar karena tak ada biaya pemakaman sudah dimakamkan
Dua jenazah yang sempat telantar di Baleendah karena tak ada biaya pemakaman, kini sudah dimakamkan di TPU Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/9/2023).

Kabar terlantarnya dua jenazah tersebut di mushalla dibenarkan oleh pengelola Yayasan Rumah Singgah BOBS Peduli, Hary Kurniawan Hamidjadja.

Namun menurut dia, kedua jenazah tersebut bukan ditelantarkan, tetapi belum ada biaya untuk pemakaman.

Sehingga jenazah tersebut sebelum dimakamkan ditempatkan dulu di mushalla hingga mendapatkan donator untuk biaya pemakaman.

Betul ini masih di mushala. Jadi memang dua-duanya belum dikuburkan karena tadi biaya ngurus jenazah belum dibayar," ujar Harry, dikutip dari Kompas.com

Ia mengatakan, biaya mengurus jenazah dari mulai memandikan hingga mengkafani bisa sampai Rp 500 ribu.

Kemudian biaya proses pemakaman bisa mencapai Rp 1,5 juta.

Baca juga: Geger! Sejumlah Mayat Keluar dari Kuburan di TPU Pulau Panjang Pasaman Barat, Ini Penyebabnya

"Jadi untuk dua orang Rp 3 juta, tadi sudah nanya ke pemakaman yang di Rancacili, sama yang di Baleendah juga," ungkapnya.

Ia sudah mencoba menyebarkan berita kematian dua orang yang dirawatnya di Rumah Singgah miliknya.

Namun hingga kini belum ada yang merespons.

"Saya sudah share kemana-mana, kemudian cari informasi juga tapi belum ada kabar apa-apa,”

“Selama hidup kedua almarhum tidak ada keluarganya yang kesini sama sekali," terang dia.

Ia menuturkan, salah satu jenazah meninggal pada Jumat (29/9/2023) Subuh karena memiliki penyakit.

Sementara yang meninggal Jumat (29/9/2023) sore karena usia sudah sepuh dan memiliki riwayat stroke.

"Yang pertama subuh meninggal belum dimakamkan karena masih nunggu biaya pemakaman, yang kedua tadi sore meninggal,”

“Yang pertama emang usianya sudah sepuh kemudian badannya juga udah banyak luka di bagian tubuh, terus satunya lagi punya penyakit ayan," kata dia.

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Dekat Sungai di Lampung, Kondisinya Membusuk

Pihaknya menegaskan, kedua jenazah tersebut bukan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Bukan ini mah orang terlantar, sudah saya share kemana-mana cuman enggak ada yang tahu," tuturnya.

Terkait proses pemakaman kedua jenazah, ia masih menunggu bantuan dari donatur.

"Kalau dari Pemerintah, saat ini tidak ada, mudah-mudahan ada dari donatur," ungkapnya.

Setelah kabar terlantarnya kedua jenazah ini ramai disorot, akhirnya para donatur mulai berdatangan untuk memakamkan dua jenazah tersebut.

Dua jenazah tersebut dikabarkan sudah dimakamkan.

Keduanya dikubur di TPU Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada Sabtu (30/9/2023).

Salah satu donaturnya berasal dari Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Baca juga: Fakta Mayat Wanita di Septic Tank, Dirudapaksa dan Dibunuh Tetangga, Pelaku Sedekahkan Harta Korban

Bantuan tersebut tak hanya berupa uang, namun juga dua buah ambulans yang berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Bandung dan milik pribadi.

Pengelola Yayasan, Hary merasa bersyukur kedua jenazah sudah dimakamkan.

"Sebenarnya saya juga enggak ingin viral kaya gini. Yang saya inginkan mah hanya bagaimana caranya jenazah ini bisa dimakamkan,”

“Alhamdulillahnya udah dimakamkan," ujar Hary, Sabtu (30/9/2023), dikutip dari TribunJabar

Keduanya dimakamkan sekitar pukul 07.30 WIB di TPU Tegalluar Bojongsoang.

"Ke depannya mudah-mudahan pemerintah dan kami sebagai relawan sosial bisa bersinergi,”

“Jadi, semoga ke depannya enggak akan kejadian kayak gini lagi," ucapnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved