Internasional
Bela Hamas, Hacker Rusia Serang Israel: Anda Mendukung Ukraina
Kelompok peretas asal Rusia yang terkait Kremlin dikabarkan telah meluncurkan serangan siber terhadap Israel.
SERAMBINEWS.COM - Israel kini bukan hanya melawan serangan dari Hamas, kelompok perlawanan Palestina.
Tapi negara Yahudi itu harus menghadapi serbuan dari para hacker Rusia.
Kelompok hacker Rusia menyerang Israel yang menyebutkan negara Zionis itu mendukung Ukraina.
Kelompok peretas asal Rusia yang terkait Kremlin dikabarkan telah meluncurkan serangan siber terhadap Israel.
Dua perwira senior intelijen Eropa mengklaim dalam komentarnya seperti dikutip dari Kyiv Post bahwa Killnet bekerja atas nama pemerintah Rusia.
Sebuah kelompok hacker bernama Killnet, yang diduga berafiliasi dengan Kremlin, telah melancarkan serangan siber terhadap pemerintah Israel.
Serangan siber itu terjadi di tengah meningkatnya konflik Israel Palestina yang dipicu oleh serangan mendadak oleh Hamas pada hari Sabtu.
Pada Minggu (8/10/2023) pagi, kelompok tersebut mengeluarkan pernyataan melalui Telegram.
Mereka menuduh pemerintah Israel bersalah atas serangan pejuang Hamas, dengan mengatakan: “Pada tahun 2022, Anda mendukung Ukraina".
“Anda mengkhianati Rusia. Hari ini Killnet secara resmi memberi tahu Anda tentang hal itu! Semua sistem pemerintahan Israel akan menjadi sasaran serangan kami!” tulis kelompok peretas tersebut.
Baca juga: Senjata Bantuan AS Ke Ukraina Dijual di Pasar Gelap, Digunakan Hamas Untuk Serang Israel
Killnet menindaklanjuti pernyataannya dengan memposting sebuah foto yang menunjukkan bahwa situs web pemerintah Israel sedang offline, dan menulis:
"Situs utama pemerintah rezim Israel telah dimatikan!"
Beberapa jam kemudian, Telegram resmi Killnet mengklarifikasi bahwa organisasi tersebut tidak menentang rakyat Israel melainkan melawan “rezim Israel,” yang telah “menjual dirinya kepada pelacur NATO.”
Dua perwira senior intelijen Eropa, yang menangani masalah keamanan siber terkait Rusia, mengatakan bahwa Killnet memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Rusia.
Salah satu petugas intelijen menyangkal bahwa Killnet bisa saja seperti "bajak laut" yang menyerang sumber daya web negara-negara musuh dengan "dukungan" longgar dari Kremlin, dengan mengatakan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penjahat-media-sosial-atau-hacker_20160420_123009.jpg)