Berita Banda Aceh

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Tambah Dua Guru Besar, Bidang Fiqh dan Kalam

dosen tersebut yakni, Salman Abdul Muthalib yang ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Fikih dan Lukman Hakim dalam bidang Ilmu Kalam.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Salman Abdul Muthalib yang ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Fikih dan Lukman Hakim dalam bidang Ilmu Kalam. 

dosen tersebut yakni, Salman Abdul Muthalib yang ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Fikih dan Lukman Hakim dalam bidang Ilmu Kalam.


Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menambah jumlah Guru Besar.

Hal ini setelah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menetapkan pengangkatan dua dosen kampus tersebut dalam jabatan fungsional dosen jenjang Guru Besar.

Surat Keputusan  ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani dan Direktur Jenderal Bambina Masyarakat Hindu, di Ruang Meeting Lantai 7, Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023).

Kedua dosen tersebut yakni, Salman Abdul Muthalib yang ditetapkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Fikih dan Lukman Hakim dalam bidang Ilmu Kalam.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali dalam arahannya mengucapkan selamat kepada seluruh Profesor yang telah menerima SK.

Baca juga: 3 Guru Besar UIN Ar-Raniry Jadi Khatib Shalat Jumat, Ini Daftar Khatib dan Imam Besok di Banda Aceh

Nizar berharap  ke depannya para Guru Besar ini dapat berkiprah optimal dengan kepakaran masing masing.

"Tutur kata para guru besar merupakan ilmu dan perilakunya merupakan teladan, sehingga semua harus dijaga dengan baik, semakin produktif dan bersemangat dalam menebarkan ilmunya," ungkap Nizar sebagaimana dikutip dari laman pendis kemenag.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan bahwa UIN Ar-Raniry Banda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Aceh.

Menurutnya, percapaian gelar Guru Besar bukan sekedar pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga momentum penting bagi UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang akan dilakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi pada tanggal 21 Oktober 2023 mendatang.

"Bertambahnya jumlah Guru Besar ini merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di kampus yang mulia ini. Kemudian salah satu target yang ingin kita capai saat ini adalah UIN Ar-Raniry Banda Aceh terakreditasi unggul pada tahun 2024.

Dengan bertambahnya Guru Besar tentunya akan memberikan semangat baru untuk mencapai cita-cita dan tujuan bersama," ujar Prof Mujiburrahman.

Prof Mujiburrahman menambahkan, dengan diangkatnya dua Guru Besar ini, maka jumlah Guru Besar aktif di UIN Ar-Raniry Banda Aceh bertambah menjadi 38 orang di berbagai bidang dan kepakaran.

Kemudian tercatat sebanyak 12 orang dosen sedang dalam tahap penilaian dan penetapan angka kredit jabatan fungsional dosen jenjang Guru Besar.

"Semoga dalam waktu dekat akan bertambah 12 orang Guru Besar yang saat ini sedang dalam proses," tambahnya. (*)

Baca juga: UIN Ar-Raniry Teken MoU dengan UMT Malaysia

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved