Presiden AS Dukung Berdirinya Negara Palestina, tetapi Hamas Harus Dihancurkan Terlebih Dahulu
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku mendukung berdirinya sebuah negara untuk warga Palestina.
Pengerahan itu untuk menghalangi pihak-pihak yang ingin membuat perang melebar.
"Kapal induk ini ditemani oleh kapal perang dan jet tempur. Setiap upaya dilakukan untuk mencegah perang itu menjadi konflik regional," kata seorang pejabat AS.
Dia turut menyinggung Iran yang berpotensi ikut campur. "Iran adalah masalah besar," katanya.
Biden juga sudah meminta Iran untuk tidak membuat situasi makin panas.
Pada hari Sabtu, Biden berbicara dengan Netanyahu dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas lewat panggilan telepon terpisah.
Menurut kantor Netanyahu, PM Israel itu berkata kepada Biden bahwa diperlukan "persatuan dan tekad" untuk melawan Hamas. Dia berterima kasih kepada Biden atas dukungannya.
Adapun kantor Abbas mengatakan pempimpin Palestina itu berkata kepada Biden bahwa dia menolak evakuiasi warga Palestina dari Gaza.
Israel minta warga Palestina mengevakusi diri
Warga Gaza utara diminta mengevakuasi
Warga Palestina beramai-ramai meninggalkan wilayah Gaza bagian utara setelah militer Israel meminta 1,1 juta orang mengevakuasi diri dari sana.
Ultimatum Israel itu disebut menjadi tanda bahwa akan ada serangan darat terhadap Hamas.
Akan tetapi, ultimatum tersebut dikritik oleh PBB. Menurut PBB, upaya mengevakuasi seluruh warga Gaza utara justru bisa mendatangkan bencana.
PBB kemudian meminta Israel untuk mencabut ultimatumnya. Akan tetapi, PBB menyebut sudah ada puluhan ribu warga yang meninggalkan Gaza utara.
Di pihak lain, Hamas meminta warga Palestina untuk mengabaikan ultimatum Israel. Hamas menyebut perintah Israel itu sebagai "perang psikologis".
Menurut Hamas ultimatum tersebut bertujuan untuk mengganggu solidaritas warga Palestina. Namun, tidak ada tanda bahwa Hamas melarang evakuasi itu.
Harga Emas Hari Ini Melonjak Puluhan Ribu! Simak Daftar Harga Emas Antam per Gram 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Jakarta Kembali Memanas, Bentrok Polisi Vs Massa Pecah, Aparat Tembakkan Gas Air Mata |
![]() |
---|
Ribuan Driver Ojol Kepung Markas Brimob, Buntut Rekannya Tewas Dilindas Mobil Taktis |
![]() |
---|
Integritas dan Sistem Bercerai, Korupsi Berpesta |
![]() |
---|
Driver Ojol Dilindas Mobil Taktis Brimob Saat Demo, Hembuskan Napas Terakhir Ketika Antar Pesanan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.