Kamis, 14 Mei 2026

Israel Lakukan Kejahatan Perang ke Gaza, Serang Sekolah hingga Rumah Sakit

Israel mendapat sorotan dunia karena dianggap lakukan kejahatan perang ke Gaza, Palestina, mereka menyerang sekolah, kamp pengungsi hingga rumah sakit

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Agus Ramadhan
AFP via BBC INDONESIA
Warga Palestina mengungsi setelah Israel menggempur Masjid Sousi di Kota Gaza, 9 Oktober 2023. Israel mendapat sorotan dunia karena dianggap lakukan kejahatan perang ke Gaza, Palestina, mereka menyerang sekolah, kamp pengungsi hingga rumah sakit. 

SERAMBINEWS.COM - Israel mendapat sorotan dunia karena dianggap lakukan kejahatan perang ke Gaza, Palestina, mereka menyerang sekolah, kamp pengungsi hingga rumah sakit.

Dilansir The National dari AP pada Selasa (24/10/2023), seorang penyelidik khusus PBB mengatakan, Israel dalam menanggapi serangan Hamas diwajibkan berdasarkan hukum internasional untuk melindungi warga sipil.

Meski serangan Hamas terhadap Israel setidaknya merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, Israel dalam menanggapinya diwajibkan berdasarkan hukum internasional.

Israel dan siapapun itu dilarang menargetkan sekolah, rumah sakit dan orang-orang yang sedang melarikan diri dari bahaya atau mengungsi.

Sementara pelapor khusus untuk melindungi hak asasi manusia sekaligus melawan terorisme, Fionnuala Ni Aolain dalam konferensi pers PBB mengatakan, ketika aturan hukum humaniter internasional dilanggar.

"(Artinya) kita juga berada di wilayah kejahatan perang," ucap Fionnuala pada Senin, kemarin.

Baca juga: Pekerja Medis di Gaza Terpaksa Minum dari Kantong Infus hingga Air Kotor Akibat Kurangnya Persediaan

Baca juga: Israel Serang Gaza Selama 24 Jam: 400 Orang Meninggal Semalam, Korban Anak-anak dan Perempuan

Dia menekankan, berdasarkan Konvensi Jenewa yang mengatur perilaku perang, bukan hanya Israel dan Hamas yang harus menghormati hukum kemanusiaan internasional.

Mereka yang memiliki pengaruh terhadap pihak-pihak yang bersengketa juga mempunyai kewajiban untuk memastikan peraturan perang dipatuhi.

 

 

Pihak-pihak yang memiliki pengaruh juga diminta untuk mengingatkan mereka yang bersengketa agar mematuhi peraturan perang.

Profesor hukum di Universitas Minnesota itu mengatakan, Israel harus menghindari kesalahan yang sama seperti yang dilakukan AS setelah tragedi 11 September.

Kesalahan ketika "pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan dan sistematis" dilakukan.

Dia juga menggemakan pandangan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Pandangan tersebut soal perintah Israel agar 1,1 juta orang di Gaza utara pindah ke selatan, tindakan ini akan menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved