Kajian Kitab Kuning
Tata Cara Sujud Syukur
Selain itu, sujud syukur juga disyariatkan ketika selamat dari musibah, baik itu sakit, menemukan barang yang hilang, dan lain sebagainya.
وَهِي كسجدة التِّلَاوَة خَارج الصَّلَاة فِي كيفيتها وشروطها ومندوباتها
Sujud syukur sama dengan sujud tilawah yang dilakukan di luar shalat dalam tata cara, syarat-syarat dan sunnah-sunnahnya. (Nihayah al-Zain: 88)
Dalam menjelaskan rukun sujud tilawah, al-Khatib al-Syarbaini menjelaskan,
وأركان السَّجْدَة لغير مصل تحرم وَسُجُود وَسَلام وَشَرطهَا كَصَلَاة
Rukun sujud tilawah bagi yang bukan sedang melakukan shalat adalah takbiratul ihram, sujud dan salam. Adapun syaratnya sama seperti shalat. (al-Iqna’: I/119)
penjelasan yang sama juga telah dikemukakan Syeikh Nawawi al-Bantaniy berikut ini,
وأركان سُجُود التِّلَاوَة لغير مصل تحرم مقرون بِالنِّيَّةِ وَسجْدَة وَسَلام بعد الْجُلُوس
Rukun sujud tilawah bagi yang bukan sedang melakukan shalat adalah takbiratul ihram yang disertai dengan niat, sujud dan salam sesudah duduk. Adapun syaratnya sama seperti shalat.(Nihayah al-Zain: 88)
Berdasarkan keterangan para ulama di atas, maka rukun sujud syukur ada empat rukun, yaitu niat, takbiratul ihram, sujud dan salam.
Sedangkan syarat-syaratnya sama seperti syarat shalat dan sujud dalam shalat. Al-Bujairumiy menjabarkan lebih lanjut penjelasan al-Khatib al-Syarbaini di atas dengan penjelasan beliau berikut ini,
)وَشَرْطُهَا كَصَلَاةٍ) فَيُعْتَبَرُ لِصِحَّتِهَا مَا يُعْتَبَرُ فِي سُجُودِ الصَّلَاةِ كَالطَّهَارَةِ وَالسَّتْرِ وَالِاسْتِقْبَالِ وَتَرْكٍ نَحْوَ كَلَامٍ، وَوَضْعِ الْجَبْهَةِ مَكْشُوفَةً بِتَحَامُلٍ عَلَى غَيْرِ مَا يَتَحَرَّكُ بِحَرَكَتِهِ وَوَضْعِ جُزْءٍ مِنْ بَاطِنِ الْكَفَّيْنِ وَالْقَدَمَيْنِ وَمِنْ الرُّكْبَتَيْنِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
Syarat sujud syukur sama saja dengan shalat. Sujud syukur dianggap sah seperti sahnya sujud di dalam shalat seperti bersuci, menutup aurat, menghadap qiblat, tidak bicara,
meletakkan dahi terbuka dengan sedikit tekanan di atas tempat yang tidak ikut bergerak dengan sebab tubuhnya bergerak, meletakkan telapak dua tangan, dua telapak kaki dan dua lutut, dan syarat sujud lainnya. (Hasyiah al-Bujairumiy ‘ala al-Iqna’: I/435)
Sesuai dengan uraian di atas, maka tata cara sujud syukur, pertama seseorang yang akan melakukan sujud syukur mengambil posisi berdiri, lalu bertakbiratul ihram disertai dengan niat sujud syukur.
Kedua, mengucap takbir turun. Ketiga, turun sujud. Keempat, takbir serta bangun dari sujud . Kelima, salam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dewan-Pembina-ISAD-Aceh-Tgk-Alizar-Usman-MHum-di-serambi-Ramadhan.jpg)