Perang Gaza

UPDATE 23 HARI PERANG ISRAEL-PALESTINA - Hamas Siap Barter Tawanan

Sepupu seorang warga Israel yang diyakini ditawan di Gaza mengatakan pada rapat umum di Washington, DC bahwa prioritas Israel adalah kebebasan mereka

Editor: Ansari Hasyim
serambinews.com
Yakin Netanyahu Tak Akan Menangkan Apapun, Serangan Darat Israel ke Gaza Dimulai, Hamas Siap Melawan 

SERAMBINEWS.COM - Berikut ini sejumlah peristiwa penting dan perkembangan terkini perang Israel-Palestina sejak meletus pada 7 Oktober 2023 lalu seperti dilaporkan jaringan berita Al Jazeera.

* Israel telah meningkatkan serangan udara di dekat Rumah Sakit Al-Quds di Kota Gaza setelah memerintahkan evakuasi “segera”.

* Bentrokan terjadi antara Israel dan Hamas di dekat penyeberangan Beit Hanoon, yang dikenal oleh orang Israel sebagai Erez. Hamas mengklaim telah membunuh beberapa tentara Israel – Israel mengatakan seorang perwira dan tentara terluka.

*Sekjen PBB telah berulang kali menyerukan gencatan senjata untuk mengakhiri “mimpi buruk bagi rakyat Gaza, Israel”.

* Telekomunikasi secara bertahap dipulihkan di Jalur Gaza setelah pemadaman komunikasi memutus akses ke seluruh dunia.

* Perdana Menteri Israel Netanyahu mengatakan perang di Gaza akan berlangsung “panjang dan sulit”, dengan Israel mengintensifkan serangan udaranya dan melanjutkan ke “tahap berikutnya” operasi.

* Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, mengatakan kelompoknya siap untuk melakukan pertukaran tahanan “segera” dengan Israel.

* Setidaknya 8.005 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Lebih dari 1.400 orang tewas di Israel.

* Protes pro-Palestina terjadi di seluruh dunia selama akhir pekan, baik di negara-negara Arab maupun di negara lain.

* Menghambat pengiriman bantuan kepada warga Gaza dapat dianggap sebagai kejahatan dalam yurisdiksi Pengadilan Kriminal Internasional, kata jaksa penuntut utama badan tersebut.

* Militer Israel mengatakan seruannya kepada warga Palestina di Jalur Gaza untuk mengungsi ke arah selatan kini mendesak.

Keluarga sandera minta Israel hentikan perang

Sepupu seorang warga Israel yang diyakini ditawan di Gaza mengatakan pada rapat umum di Washington, DC bahwa prioritas Israel adalah kebebasan mereka yang ditahan di wilayah tersebut dan bukan konflik dengan Hamas.

Boaz Atzili, sepupu tawanan Israel Aviv Atzili, berbicara kepada massa yang menyerukan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas pada rapat umum hari Minggu di Washington, DC.

“Kita sudah cukup mengalami pertumpahan darah. Hentikan misil dan roketnya. Hentikan pengeboman. Anda harus menghindari tindakan apa pun yang dapat melukai sandera. Mulailah mencari solusi yang memungkinkan keluarga Israel dan Palestina menjalani hidup mereka dengan damai. Hal ini akan mengakhiri siklus kepedihan dan kesedihan yang tiada akhir,” kata Atzili, menurut CNN. “Tapi pertama-tama, bawa mereka semua pulang, bawa semua sandera pulang.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved