Gebyar PKA 8 2023
Ini Rempah Dipamer di Stand Aceh Besar dalam PKA Ke-8, Kayu Cendana-Cengkeh, Olahan Janeng Diminati
"Alhamdulillah stand Aceh Besar menjadi salah satu satu favorit pengunjung untuk selfie. Mingkin karena banyak rempah yang kita tampilkan, sehingga st
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
"Alhamdulillah stand Aceh Besar menjadi salah satu satu favorit pengunjung untuk selfie. Mingkin karena banyak rempah yang kita tampilkan, sehingga stand juga terlihat begitu asri," kata Penanggung Jawab Stand, Ir Fuadi Akhmad.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Stand Kabupaten Aceh Besar dalam Pekan Kebudayaan Aceh atau PKA ke-8 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, tergolong menjadi salah satu stand yang diminati para pengunjung dari berbagai kabupaten di Aceh maupun luar Aceh untuk melakukan swafoto (selfie).
"Alhamdulillah stand Aceh Besar menjadi salah satu satu favorit pengunjung untuk selfie. Mingkin karena banyak rempah yang kita tampilkan, sehingga stand juga terlihat begitu asri," kata Penanggung Jawab Stand, Ir Fuadi Akhmad.
Stand Aceh Besar relatif lengkap rempah yang didisplay, karena memang Aceh Besar merupakan kabupaten kaya rempah- rempah sejak dahulu kala.
"Kita pamerkan kayu cendana, boh janeng (ubi hutan-red), lada, cengkeh, pinang dan berbagai jenis rempah-rempah yang lainnya,"katanya.
Menurut dia, salah satu yang paling menarik di stand rempah Aceh Besar, yaitu olahan janeng sebagai bahan pangan pokok pengganti nasi.
"Janeng ini, kalau tidak bisa mengolahnya akan menyebabkan gatal-gatal dan mabuk, namun saat ini di Aceh Besar telah banyak diolah jadi makanan pokok. Bahkan kita sudah memiliki olahan keringnya yang bisa dimasak sebagai pengganti beras.
Baca juga: Memek Simeulue Jadi Primadona di PKA-8, Nama Unik Bikin Pengunjung Penasaran Ini Cicipi Rasanya
Fuadi juga mengatakan, menurut sejarah ubi hutan sebagai makanan pokok ini sudah ada sejak saat para pahlawan Aceh berjuang mengusir penjajah.
"Kala itu, para pejuang kekurangan stok makanan, saat itu pula ubi hutan menjadi pilihan utama sebagai ganti nasi, jadi, cerita itu telah ada, namun, karena ubi hutan tidak dibudidayakan sebagai tanaman pokok, maka banyak orang tidak tahu," terang Fuadi. (*)
Sabet Juara Umum di PKA ke 8, Kontingen Aceh Selatan Disambut Meriah di Perbatasan |
![]() |
---|
Aceh Barat Juara Harapan I PKA Ke-8, Pj Bupati Apresiasi Panitia |
![]() |
---|
PKA Ke-8 Berakhir, Anggota DPRK Sabri Badruddin Harap Generasi Muda Pahami Budaya Setiap Daerah |
![]() |
---|
Aceh Besar Raih Juara 2 Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8 Tahun 2023 |
![]() |
---|
Selama PKA, Konsorsium Pasarkan Bawang Merah hingga 200 Kg per Hari, Segini Harga Dijual |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.