Selasa, 28 April 2026

Gebyar PKA 8 2023

13 Tokoh Aceh Terima Anugerah Budaya Ditengah Gelaran PKA-8

Ada tiga penghargaan yang diberikan oleh Lembaga Wali Nanggroe, yakni Penghargaan Meukuta Alam, Tajul Alam, dan Penghargaan Syah Alam.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Media Center PKA/HDR
Lembaga Wali Nanggroe Aceh memberikan penghargaan kepada 13 orang yang berjasa dan berkontribusi dalam dunia seni, adat, dan budaya di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Darul Imarah, Aceh Besar, Senin 6 November 2023. 

Selanjutnya, Muntasir Wandiman asal Aceh Tamiang untuk kategori sejarah dan peradaban.

Junaidi asal Pidie untuk kategori pengembangan dan inovasi produk warisan budaya.

Kurniatun asal Banda Aceh untuk kategori pelestarian seni. Terakhir, Pekeriana Kobat asal Aceh Tengah untuk kategori pelestarian warisan budaya.

Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar menyampaikan, pemberian gelar khususnya di bidang kebudayaan, sangat penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Karena budaya merupakan identitas suatu bangsa.

Menurut WalI Nanggroe, khusus bagi bangsa Aceh, menjaga warisan budaya sama artinya dengan menegakkan agama.

Sebab, kebudayaan Aceh selalu berlandaskan pada pondasi dimensi Islami.

Baca juga: Rawan Copet di PKA-8, Polisi Perketat Pengawasan, Kapolresta: Hati-hati dan Jaga Barang Bawaan

“Filosofi hidup orang Aceh muncul sebuah Hadih Maja, “hukom ngen adat, lage zat ngen sifuet”.

"Dimensi tersebut telah membentuk pola hukum dan kebudayaan dalam masyarakat Aceh sehingga “adat han jeut barangkahoe takong, hukom han jeut barangkahoe takieh,” ungkapnya.

Malik Mahmud berharap, apa yang telah didedikasikan para penerima anugerah selama ini, agar dapat terus ditingkatkan.

Selain itu, ia juga berharap akan lahir generasi-generasi baru yang dididik untuk menjadi penjaga dan pelestari khazanah kebudayaan Aceh. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved