Liga Champions

Jelang Liga Champions, Ini Alasan Suporter Celtic Kibarkan Bendera Palestina, Tak Peduli Sanksi UEFA

Mereka seakan tak mempedulikan larangan manajemen klub dan juga UEFA dan tetap mengibarkan ribuan bendera palestina di stadion.

Editor: Faisal Zamzami
ANDY BUCHANAN/AFP
Suporter mengibarkan bendera Palestina dan menyanyikan lagu You'll never walk alone saat mereka mendukung timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola grup E Liga Champions UEFA antara Celtic dan Atletico Madrid di stadion Celtic Park di Glasgow, Skotlandia, pada 25 Oktober 2023. 

SERAMBINEWS.COM - Penggemar sepak bola klub Celtic dari Skotlandia selalu bersemangat menunjukkan dukungan yang tak tergoyahkan bagi warga Palestina.

Para supporter klub sepak bola Skotlandia, Celtic, selalu mengibarkan bendera Palestina di stadion. 

Mereka seakan tak mempedulikan larangan manajemen klub dan juga UEFA dan tetap mengibarkan ribuan bendera palestina di stadion.

Banyak pengamat yang menilai, penggemar Celtic berada di sisi yang benar dalam sejarah karena mendukung perjuangan rakyat Palestina yang sedang menghadapi genosida militer Israel.

Bentuk dukungan fans Celtic berjuluk The Hoops mengibarkan bendera Palestina sebagai keprihatinan yang terjadi imbas konflik dengan Israel.

Terhitung sebanyak ribuan fans Celtic mengabaikan larangan dari manajemen klub dan juga UEFA yakni berani mengibarkan bendera Palestina saat melawan Atletico Madrid.

Ribuan bendera Palestina itu dikibarkan oleh pendukung Celtic saat klub tersebut menghadapi Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Celtic Park, Kamis (26/10/2023) dini hari WIB.

Laga antara Celtic dan Atletico berakhir dengan skor imbang 2-2.


Menariknya aksi yang dilakukan ribuan fans Celtic tersebut bukanlah pertama dilakukan perihal larangan mengibarkan bendera Palestina.

Beberapa waktu sebelumnya bahkan UEFA selaku badan sepakbola Eropa telah mendenda klub asal Skotlandia itu lantaran sejumlah fansnya membentangkan bendera Palestina.

Selama beberapa menit beberapa suporter Celtic memberikan dukungan penuh terhadap Palestina yang hingga saat ini terus mendapat serangan dari Israel.

Akibat dari kejadian tersebut, klub liga Skotlandia kembali dibayang-bayangi hukuman denda dari UEFA.

Setelah berhasil mengibarkan bendera Palestina, ribuan fans Celtic pun juga turut menyanyikan lagu You'll Never Walk Alone sebagai tanda semangat bagi rakyat Palestina.

Manajemen Celtic melarang kelompok pendukung garis keras itu hadir dalam laga tandang hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Larangan itu diungkapkan setelah sikap yang dianggap tak bisa diterima dan tak aman pada pertandingan tandang ke Motherwell dan Feyenoord.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved