Banjir Subulussalam
Ratusan Rumah di Sultan Daulat Kembali Terendam Banjir, Sebagian Warga Mengungsi
Selain itu, genangan banjir turut merendam Sekolah Dasar (SD) Negeri Jabi-Jabi. Bahkan, sekolah ini dilaporkan sudah dua minggu tidak melaksanakan akt
Penulis: Khalidin | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Bencana banjir kiriman dari Kabupaten Aceh Tenggara kembali berdampak hingga ke Kota Subulussalam.
Ratusan rumah penduduk di Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (21/11/2023) dilaporkan kembali terendam banjir kiriman dari Aceh Tenggara.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com, banjir kiriman itu mulai meninggil sekitar pukul 03.00 WIB dan bertahan hingga siang.
Akibat banjir, dari 280 rumah warga di Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam sekitar 80 persen dilaporkan terendam banjir.
“Banjir lagi di Jab-Jabi, parah juga, hampir 80 persen rumah terendam dari 280 unit total keseluruhan,” kata Yahya, salah seorang warga Desa Jabi-Jabi.
Baca juga: Aceh Selatan Dilanda Banjir, 6.304 Jiwa Terdampak, Akses Jalan Nasional Lumpuh
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Sigrun dan Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat.
Dikatakan, banjir juga merendam fasilitas kesehatan yakni Poskesdes di Desa Jabi-Jabi.
Selain itu, genangan banjir turut merendam Sekolah Dasar (SD) Negeri Jabi-Jabi. Bahkan, sekolah ini dilaporkan sudah dua minggu tidak melaksanakan aktivitas belajar mengajar.
Yahya menambahkan, karena telah merendam rumah warga para korban mulai mengungsi ke daerah tinggi atau rumah kerabatnya.
Banjir yang melanda Desa Jabi-Jabi ini merupakan kali ketujuh dalam sebulan terakhir. Banjir terparah terjadi sepekan lalu yakni Selasa (14/11/2023) lalu.
Banjir akibat meluapnya Sungai lae Souraya itu bahkan merendam tiga desa di sana yakni Jabi-Jabi, Suka Maju atau Gelombang dan Sigrun.
Sebanyak 704 unit rumah warga di tiga desa terendam banjir. Jumlah tersebut tersebar di Desa Jabi-Jabi, Suka Maju dan Sigrun.
Di Desa Jabi-Jabi jumlah rumah terendam banjir sebanyak 265 unit. Kemudian di Suka Maju sebanyak 349 unit dan Sigrun 90 unit.
Total rumah terendam banjir di ketiga desa tersebut untuk sementara mencapai 704 unit. Sementara genangan banjir dilaporkan hingga pukul 18.00 WIB terus bertambah besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-997.jpg)