Konflik Palestina vs Israel
Kehebatan Terowongan Hamas Bikin Pakar Terpukau, Sebut Ada Pengaruh Korea Utara dan Iran
Pakar terowongan bernama Daphne Richemond-Barak terpukau oleh terowongan terbesar Hamas yang baru saja ditemukan oleh Israel.
Salah satu ujung terowongan itu berada hanya 400 meter dari perbatasan Erez yang digunakan orang Palestina untuk pergi ke Israel.
Terowongan tersebut memiliki beberapa cabang, pipa saluran air, dan jalur komunikasi serta fasilitas listrik.
Menurut IDF, di beberapa bagian terowongan terdapat pintu antiledakan atau blast door. Pintu itu dipasang guna mencegah tentara Israel masuk ke dalam terowongan.
IDF mengatakan pembangunan terowongan itu menghabiskan jutaan dolar dan memerlukan waktu bertahun-tahun.
Sosok pembangunnya
IDF mengatakan pembangunan terowongan itu melibatkan tim beranggotakan puluhan personel Hamas.
Disebutkan bahwa proyek pembangunan itu dipimpin oleh Muhammad Sinwar yang menjabat sebagai Panglima Brigade Selatan Hamas.
Muhammad Sinwar dikenal juga sebagai saudara pemimpin Hamas bernama Yahya Sinwar.
Israel pernah merilis rekaman yang diklaim didapatkan dari Jalur Gaza. Dalam rekaman itu Muhammad Sinwar tampak mengendarai mobil di terowongan.
Dikutip dari Telegraph, Sinwar pernah dianggap tewas tahun 2014 silam.
Dia disebut ahli dalam hal penculikan dan jago menerobos perbatasan.
Narasumber yang dekat dengan intelijen Israel (Mossad) menyebut Sinwar tinggal di dalam terowongan Hamas selama bertahun-tahun.
Sinwar disebut menjadi dalang di balik serangan tiba-tiba Hamas ke Israel tanggal 7 Oktober lalu.
“Dia seratus persen orang dari tim inti yang merencanakan serangan tanggal 7 Oktober,” kata mantan pemimpin Mossad.
“Dalam kepemimpinan militer, dia sangat penting,” kata dia.
“Dia berada di sekitar nomor tujuh dalam daftar orang yang dicari, di samping orang-orang seperti Mohammed Deif, Marwan Issa, dan Tawfiq Abu Naim. Dia sosok yang penting, dan pastinya masih hidup.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Terowongan-87.jpg)