Minggu, 12 April 2026

Cuaca Buruk

Akibat Cuaca Buruk, 3 Pelayaran Kapal Cepat ke Sabang Ditunda

Ada 3 trip keberangkatan kapal cepat yang batal berangkat yaitu pada pukul 08.00, 09.00 dan 10.00 WIB.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS/Dok Koarmada I
ILUSTRASI - Prajurit TNI Angkatan Laut KRI Halasan-630 dan Personel Pos Angkatan Laut (Posal) Sabang Mawang melakukan aksi penyelamatan bagan nelayan yang hanyut akibat cuaca buruk di Selat Lampa. 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepadatan penumpang terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue pada Senin, (25/12/2023) pagi. Hal itu dikarenakan kapal cepat Express Bahari tidak diberangkatkan karena cuaca tidak kondusif untuk pelayaran.

Terpantau tadi pagi, setidaknya hingga pukul 10.59 WIB hari ini, ada 3 trip keberangkatan kapal cepat yang batal berangkat yaitu pada pukul 08.00, 09.00 dan 10.00 WIB.

Koordinator Pelabuhan Ulee Lheue, Muhammad Ridwan Siregar menyebutkan bahwa dampak pembatalan keberangkatan kapal cepat terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue.

"Kurang lebih ada 300 penumpang yang tidak jadi berangkat, dan sampai saat ini kita belum bisa dipastikan kapan kapal akan diberangkatkan kembali," sebut Ridwan.

Kata Ridwan, karena kapal cepat Express Bahari belum bisa memastikan terkait keberangkatan kapal selanjutnya, maka penumpang yang sudah membeli tiket dipersilahkan untuk melakukan proses pengembalian tiket (refund) pada loket yang tersedia.

Kepala KSOP Malahayati, Capt. Amfahmi, SH mengatakan bahwa kapal cepat Express Bahari dibatalkan karena ombak laut sudah mencapai ketinggian 2 hingga 4 meter sehingga sangat membahayakan apabila perjalanan terus dilanjutkan.

“Kapal cepat Express Bahari pada trip pertama sudah berlayar, namun karena dirasa tidak memungkinkan untuk dilanjutkan karena faktor cuaca maka kami memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue, untuk itu diharap penumpang dapat mengerti demi keselamatan mereka,” imbuh Amfani.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi wilayah Indonesia untuk perairan utara Sabang yang masuk ke dalam kategori gelombang tinggi. Berdasar rilis yang disebar melalui media sosial tersebut, BMKG menyebut tinggi gelombang laut di perairan utara Sabang mencapai 2.5 - 4.0 meter yang berlaku mulai tanggal 25 Desember Pukul 07.00 WIB – 26 Desember 2023 Pukul 07.00.

Setelah siang, pihak operator kapal mengeluarkan pengumuman jika kapal akan beroperasi kembali. Dari Banda Aceh akan berangkat dua kapal, pukul 14:30 WIB dan 16:00 WIB. Sedangkan dari Balohan Sabang, berangkat pukul 14:00 WIB dan 17:10 WIB.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved