Minggu, 12 April 2026

Aceh Singkil

Jalan Menuju Dua Kecamatan Penghasil Sawit di Aceh Singkil Rusak Parah

Kendaraan warga turut terjebak ketika mobil-mobil besar perusahaan kelapa sawit tak bisa melintas kubangan lumpur. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kendaraan pengangkut minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) terjebak di jalan Singkohor, Aceh Singkil. Lantaran jalan tersebut rusak parah, Rabu (27/12/2023) petang. 

Penulis Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Jalan menuju Kecamatan Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil rusak parah. Padahal dua kecamatan tersebut merupakan sentra penghasil kelapa sawit rakyat. 

Khusus di Singkohor, terdapat dua pabrik pengolahan minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Semestinya didukung fasilitas jalan yang baik. Sehingga mobil pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit rakyat dan tangki pengangkut CPO tidak terjebak dalam kubangan jalan berlumpur ketika musim penghujan. 

Berdasarkan pantauan, Kamis (28/12/2023) bukan hanya mobil pengangkut sawit yang tak bisa melintas pada musim penghujan. 

Tetapi kendaraan warga turut terjebak ketika mobil-mobil besar perusahaan kelapa sawit tak bisa melintas kubangan lumpur. 

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Azmi, MAP mengakui jika kondisi jalan dari arah Gunung Meriah ke Singkohor dan Kota Baharu, sangat memprihatinkan. Terkait kondisi itu, Azmi menyatakan, pihaknya telah berusaha mengusulkan pembangunannya kepada Pemerintah Pusat.

Usulan tersebut mendapat respon, sehingga pada tahun 2024 dianggarkan senilai Rp 58 miliar. "Sudah dianggarkan tahun depan Rp 58 miliar berdoa kita bersama semoga tidak berubah dari Pemerintah Pusat," kata Azmi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved