Rabu, 29 April 2026

Salam

Kita Salut Kebijakan Pemko Lhokseumawe

Dari pantauan kita selama ini, sesungguhnya terlihat jelas bahwa tidak banyak pemimpin yang mau ‘pasang badan’ untuk menyelamatkan kepentingan orang k

Tayang:
Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
A Hanan SP MM resmi menjadi Pejabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe 

KEBIJAKAN yang diambil Pj Wali Kota Lhokseumawe A Hanan dengan tidak memberhentikan 1.600 tenaga honorer di jajaran pemerintahannya, patut kita acungkan jempol. Apalagi mengi-ngat sebelumnya bahwa para tenaga honorer tersebut sudah di-rumahkan, sehingga nasibnya pun menjadi tidak jelas.

Dari pantauan kita selama ini, sesungguhnya terlihat jelas bahwa tidak banyak pemimpin yang mau ‘pasang badan’ untuk menyelamatkan kepentingan orang kecil. Yang terjadi justru se-baliknya, yakni menjilat atasannya habis-habisan guna menyela-matkan jabatan yang sedang disandangnya.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa model pejabat yang suka menjilat atasan justru bisa ‘selamat’ dalam setiap rezim. Apa pun akan ia lakukan untuk menyenangkan para atasannya terse-but, termasuk mengorbankan ‘anak buah’ yang terkadang jelas-jelas tidak bersalah.

Berangkat dari kondisi itu, sudah sepantasnya kita memberi-kan apresiasi secara mendalam terhadap langkah terpuji yang di-lalukan A Hanan. Apalagi mengingat kebijakannya itu tentu saja mengandung risiko besar terhadap anggaran yang tersedia di Pemko Lhokseumawe.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1.600 tenaga honorer di Pemerintahan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, batal diberhen-tikan. Pemerintah Kota Lhokseumawe sempat ingin tidak mem-perpanjang kontrak mereka dengan alasan krisis anggaran.

Namun, Penjabat Wali Kota Lhokseumawe A Hanan, membu-at kebijakan baru. Mereka kembali diperpanjang dengan dikelu-arkannya surat edaran untuk seluruh kepala dinas tentang pe-nerbitan Surat Keputusan tentang Tenaga Bakti Daerah 2024.

Dalam surat itu disebutkan, para kepala dinas diminta melaku-kan evaluasi kinerja honorer.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Lhokseumawe Irsyadi menyebutkan, seluruh honorer yang bekerja pada 2023 akan dilanjutkan kontraknya pada 2024.

“Bagi honorer yang hasil evaluasi kinerjanya tidak baik, tetap tidak dilanjutkan. Misalnya, tidak pernah masuk kantor. Selain itu tidak boleh menambah jumlah tenaga honorer,” kata Irsyadi saat dihubungi, Selasa (9/1/2024).

Dia menyebutkan, secara total ada  2.975 pegawai honorer di  Lhokseumawe dari semua kategori, baik guru, tenaga admi-nistrasi hingga tenaga kesehatan. “Sedangkan bagi yang sudah lulus ASN atau PPPK tidak boleh lagi dimasukan datanya dalam perpanjangan kontrak tahun 2024. Dia mengimbau honorer tetap bekerja dengan baik dan mengikuti formasi ASN atau PPPK yang dibuka pemerintah tahun ini,” pungkasnya.

Sebelumnya Pj Wali Kota Lhokseumawe yang lama, Dr Im-ran telah merumahkan 1.621 tenaga honorer, terhitung Novem-ber 2023, dengan dalih tidak mampu menggaji mereka di tahun 2024 ini. Mereka terdiri dari 1.111 tenaga guru dan 510 orang lainnya merupakan tenaga administrasi umum.

Untuk itu, sekali lagi, kita memberikan apresiasi kepada Pj Wali Kota yang baru A Hanan yang tetap mempertahankan tena-ga honorer tersebut. Langkah yang seperti ini kita harapkan juga akan diikuti oleh para pemangku kekuasaan lainnya di berbagai kabupaten/kota yang ada di Aceh. Semoga!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Tarif Angkutan Harus Rasional

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved