Minggu, 3 Mei 2026

Perang Gaza

Intelijen AS: Pejuang Hamas Masih Kuat, Biden Minta Israel Ubah Taktik Perang

Perkiraan tersebut, yang pertama sejak perang, tidak mencapai tujuan yang dinyatakan Israel untuk “menghancurkan” kelompok Palestina, yang merupakan p

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Via Tribun
Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas di Gaza. 

Pensiunan Jenderal Angkatan Darat Joseph Votel, yang sebelumnya memimpin operasi militer AS di Timur Tengah, mengatakan kepada WSJ bahwa, menurut analisisnya, Hamas masih mampu melanjutkan perjuangan meskipun mengalami kekalahan.

“Satu orang sekarang mungkin harus melakukan dua atau tiga pekerjaan,” katanya.

Bahkan di wilayah utara di mana serangan Israel telah menghancurkan sebagian besar kota, kelompok tersebut tetap tangguh, menurut WSJ.

“Hamas berusaha untuk menegaskan kembali otoritasnya dengan menempatkan kelompok kecil polisi dan layanan darurat untuk berpatroli di jalan-jalan,” tulis surat kabar itu, mengutip para pejabat Israel dan warga Palestina.

Laporan tersebut menambahkan bahwa penembakan roket oleh Hamas ke Israel dari Gaza tengah merupakan indikasi lain dari ketahanan kelompok tersebut.

Seorang perwira militer Israel juga mengatakan kepada WSJ bahwa pihak berwenang dari kementerian dalam negeri Palestina yang dikelola Hamas bahkan telah kembali ke Kota Gaza, termasuk di wilayah yang sebelumnya direbut oleh tentara Israel selama pertempuran.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved