Senin, 11 Mei 2026

Amalan Bulan Rajab

Puasa Rajab, Ini Bacaan Niat Lengkap dengan Qadha Ramadhan dan Senin Kamis serta Ketentuannya

Puasa Rajab hukumnya sunah yakni apabila dilakukan mendapat pahala, namun apabila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Muslimvillage.com
Puasa di Bulan Rajab - 

 

Puasa Rajab hukumnya sunah yakni apabila dilakukan mendapat pahala, namun apabila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

SERAMBINEWS.COM - Puasa sunah di bulan Rajab memiliki keutamaan luar biasa.

Berikut diulas tata cara, niat puasa Rajab lengkap dengan Qadha Ramadan dan Senin Kamis serta Ketentuannya

Dalam ajaran umat Islam, bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram (Dzulqo'dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab) yakni bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, di bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah, salah satunya adalah puasa.

Puasa Rajab hukumnya sunah yakni apabila dilakukan mendapat pahala, namun apabila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

Tidak ada ketentuan pasti jumlah puasa Rajab, yakni bisa dilakukan selama satu hari, tujuh hari, delapan hari, sepuluh hari, dengan catatan, makruh jika dilakukan selama 1 bulan penuh.

Puasa Rajab juga bisa dilaksanakan dengan satu hari berpuasa dan satu hari tidak. Dari Imam Fakhruddin al-Razi dalam Mafâtîh al-Ghaib (juz 16, halaman: 54), Nabi bersabda:

"Barang siapa yang berpuasa 1 hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari."

Puasa Rajab sebaiknya dilakukan dengan bertepatan pada hari-hari utama seperti Senin, Kamis, dan Jumat atau pada ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15).

Lantas, apakah puasa Rajab bisa digabung dengan puasa qadha Ramadan?

Melansir laman Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Kamis (11/1/2024), puasa Rajab sebagaimana puasa sunah lainnya sah dilakukan dengan niat berpuasa secara mutlak, tidak disyaratkan ta’yin (menentukan jenis puasanya).

Misalkan dengan niat: “Saya niat berpuasa karena Allah”, tidak harus ditambahkan “karena melakukan kesunahan puasa Rajab”.

Sementara puasa qadha Ramadhan tergolong puasa wajib yang wajib ditentukan jenis puasanya, misalkan dengan niat “Saya niat berpuasa qadha Ramadhan fardlu karena Allah”.  

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved