Minggu, 3 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Diawali Klinik Nanggroe Madani, Tim Kemenkes Kunjungi 2 Klinik dan 1 RS di Aceh Besar, Ada Apa?

Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan kunjungan perdana monitoring ke Provinsi Aceh, Kamis (1/2/2024).

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Eddy Fitriadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan monitoring ke Klinik Nanggroe Madani, Aceh Besar, Kamis (1/2/2024). 

Diawali Klinik Nanggroe Madani, Tim Kemenkes Kunjungi 2 Klinik dan 1 RS di Aceh Besar, Ada Apa?

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan kunjungan perdana monitoring ke Provinsi Aceh, Kamis (1/2/2024).

Tim yang dipimpin oleh drg Irfan Arifin MKes dan dua staf, dr Dovi Hakiki Syahbuddin MH dan Hartati Sri Andini SSos MM, turut mendampingi tim dari Dinkes Aceh dan Dinkes Aceh Besar mengawali kunjungannya ke Klinik Nanggroe Madani, Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Tim Kemenkes RI ini juga akan melakukan kunjungan terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Besar dan Klinik Meurasi Aneuk Galong.

Dalam surat pemberitahuan yang diterima Serambinews.com, kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan mutu dan akreditasi khususnya pada klinik yang sedang dilakukan survei (co-visit), atau telah menerima status akreditasi dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Ketua Tim, drg Irfan Hakim MKes menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan dan pengawasan ini pada faskes (puskesmas, klinik pratama dan klinik utama) paska akreditasi dilakukan rutin se-Indonesia.

“Untuk Aceh kita pilih Aceh Besar jadi lokus kegiatannya. Kami ingin melihat bagaimana kondisi klinik utamanya. Klinik Nanggroe Madani jadi pilot project monev dan bimwas klinik utama di Aceh periode ini,” paparnya.

Baca juga: Klinik Terancam Jika JKA Dihentikan, dr Teuku Yusriadi:Tenaga Kesehatan yang Bekerja Harus Dikurangi

Baca juga: Dialog Nasional Bersama Capres dan Cawapres, Asklin Harap Pemerintah Wujudkan Setiap Desa Ada Klinik

lihat fotoTim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan monitoring ke Klinik Nanggroe Madani, Aceh Besar, Kamis (1/2/2024).
Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan monitoring ke Klinik Nanggroe Madani, Aceh Besar, Kamis (1/2/2024).

Selama proses monitoring dan evaluasi berjalan lancar. Tim Kemenkes juga melakukan pemeriksaan dokumen dan sudut ruangan klinik untuk melihat kesesuaian dengan hasil survei akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Penyelanggara Akreditasi (LPA).

“Alhamdulillah hasil temuan di Klinik Nanggroe Madani mencerminkan hasil yang paripurna. Semoga klinik nanggroe madani dapat terus memberi kontribusi layanan kesehatan maksimal kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, pimpinan Klinik Nanggroe Madani, dr Teuku Yusriadi SpBA yang menerima langsung kedatangan Tim Kemenkes RI itu menyampaikan rasa bahagia dan senang atas kunjungan ini.

“Kami sangat mengapresiasi atas terpilihnya klinik kami sebagai lokasi monev periode tahun ini. Kami sebagai fasilitas kesehatan yang perdana dilakukan bimbingan pengawasan di Aceh,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Doto Popon ini mengatakan, Klinik Nanggroe Madani pada November 2023 lalu telah terakreditasi Paripurna, merupakan predikat hasil penilaian tertinggi.

Predikat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di faskes.

Setelah dari Aceh, tim Kemenkes RI juga akan melakukan kunjungan ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk melakukan kegiatan serupa. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved