Berita Pidie
Keuchik Terpilih Rangkap Jabatan Ketua PPK, Begini Tanggapan Sekda Pidie dan Penegasan Camat
Keuchik terpilih Gampong Keutapang, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Bahagia disebut-sebut merangkap jabatan sebagai ketua Panitia Pemilihan Kecamatan
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Keuchik terpilih Gampong Keutapang, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Bahagia disebut-sebut merangkap jabatan sebagai ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat.
Namun, dalam perjalanan saat pelantikan Keuchik pada Kamis (25/1/2024) lalu.
Bahagia mangkir alias tidak hadir dalam pengambilan sumpah jabatan Keuchik periode 2024-2029 bersamaan dengan tiga keuchik terpilih lainnya, yaitu Gampong Meunjee Mesjid, Peunayong, dan Balee Pineung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Drs Samsul Azhar MSi kepada Serambinews.com, Jumat (2/2/2024) mengatakan, meski tidak hadir saat pelantikan pertama bersama dengan tiga keuchik terpilih lainnya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap melakukan koordinasi dengan keuchik pilihan warga Gampong Keutapang, Kecamatan Peukan Baro, Bahagia.
"Artinya kami akan melakukan koordinasi kembali untuk prosesi pelantikan pada jadwal berikutnya," ujarnya.
Baca juga: Pemohon Paspor di Imigrasi Lhokseumawe Meningkat, Terbanyak untuk ke Arab Saudi
Dijelaskan Samsul, persoalan ia mengundurkan diri dari Keuchik lalu memilih PPK atau sebaliknya memilih Keuchik dan mengundurkan diri dari PPK, maka saudara Bahagia akan diberikan hak dan ruang waktu.
"persoalan ini harus diselesaikan sejak bijaksana sesuai dengan oresedur yang berlaku. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,' jelasnya.
Camat Peukan Baro, Pidie, Bukhari SE yang dikonfirmasi Serambinews.com, Jumat (2/2/2024) mengatakan, pihaknya segera memanggil keuchik terpilih Gampong Keutapang, Bahagia.
Karena pada pelantikan pertama pada Kamis (25/1/2024) lalu, ia mangkir dari panggilan surat untuk pelantikan.
"Memang ia sebelumnya menjabat sebagai ketua PPK, namun kini ia menjabat sebagai Keuchik terpilih sehingga perlu dilakukan koordinasi kembali apakah yang bersangkutan mundur diri dari jabatan ketua PPK atau Keuchik," sebutnya.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik Tajam, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram Jumat 2 Februari 2024
Jika memilih PPK, terang Bukhari, maka yang bersangkutan mundur dari Keuchik terpilih sehingga ia pun secara konsekuensi harus menggantikan segela biaya Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilchiksung) yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) dengan kisaran Rp 10 juta.
Selain itu SK Keuchik akan dibatalkan jika ia mangkir lagi dari pelantikan.
"Jadi pihak kecamatan sejauh ini sesegera mungkin untuk duduk secara diplomasi baik dengan saudara Bahagia maupun para perangkat gampong guna membahas persoalan agar kepemimpinan Keuchik tidak menjadi kosong," jelasnya .
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, Azharuddin SH kepada Serambinews.com, Jumat (2/2/2024) mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat segera memanggil Bahagia untuk dimintai klasifikasi atas rangkap jabatan ini.
Baca juga: Hari Jumat Jangan Lupa Baca Surah Al Kahfi, Tiga Keistimewaan Ini Bisa Anda Raih, Lengkap Ayat 1-10
| Diserang Kawanan Gajah Jelang Idu Adha, Warga Tangse Pidie Dirawat di RSUD |
|
|---|
| Harga Bahan Dapur di Pidie Stabil Jelang Idul Adha, Cabai Naik Rp 5.000 Per Kg |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, 261 Anak Yatim di Kembang Tanjung Disantuni |
|
|---|
| Pemkab Pidie Siapkan RSUD Tgk Chik Ditiro Jadi RS Pendidikan untuk Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry |
|
|---|
| Besok, Jembatan Teupin Raya Ditutup Selama Enam Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sekda-Pidie-Drs-Samsul-Azhar-MSi_2024_.jpg)