Konflik Rusia vs Ukraina
Serangan Rusia di Kharkiv Ukraina Tewaskan Bayi 2 Bulan, Begini Nasib Ibunya
Kepolisian Kharkiv menyebutkan, sekitar 30 bangunan rusak dalam serangan itu termasuk kafe, pasar, apotek, dan hotel.
SERAMBINEWS.COM, KHARKIV - Gubernur Kharkiv yaitu Oleg Sinegubov pada Selasa (6/2/2024) mengatakan, seorang bayi berusia dua bulan tewas dan tiga orang luka-luka dalam serangan Rusia di timur laut Ukraina.
“Sekitar pukul 02.30, sebuah hotel tiga lantai hancur di Zolochiv... akibat dua serangan rudal S-300,” kata Sinegubov, dikutip dari kantor berita AFP.
Sebanyak tiga orang yang luka-luka dirawat di rumah sakit, termasuk ibu dari bayi yang tewas.
Kepolisian Kharkiv menyebutkan, sekitar 30 bangunan rusak dalam serangan itu termasuk kafe, pasar, apotek, dan hotel.
Pihak berwenang merilis gambar-gambar yang menunjukkan tim penyelamat mengenakan helm berusaha menarik orang-orang dari reruntuhan dalam kegelapan.
Foto lainnya memperlihatkan kawah besar setelah serangan itu.
Wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina sering menjadi target penembakan dan serangan rudal sejak pasukan Kyiv merebut kembali mayoritas wilayah tersebut dari Rusia dalam serangan balasan kilat pada musim gugur 2022.
Adapun Zolochiv adalah desa yang berjarak 20 kilometer dari perbatasan Ukraina-Rusia.
Baca juga: Ukraina Menunjukkan Tanda Kekalahan, Amunisi Habis hingga Terpaksa Gunakan Drone Bunuh Diri
Ukraina Serang Kota Lysychansk yang Diduduki Rusia, 28 Orang Tewas
Tim penyelamat Rusia pada Minggu (4/2/2024) mengatakan, korban tewas dalam serangan Ukraina di toko roti Kota Lysychansk sebanyak 28 orang termasuk satu anak.
Lysychansk adalah kota di Ukraina timur yang diduduki Rusia setelah pertempuran sengit pada musim panas 2022.
Kota ini berpenduduk sekitar 110.000 orang sebelum perang.
Sebelumnya, pasukan pendudukan Rusia pada Sabtu (3/2/2024) menyebutkan, Ukraina menargetkan toko roti yang ramai saat akhir pekan.
Garis depan di Ukraina timur hampir tidak bergerak selama berbulan-bulan, tetapi serangan terus terjadi dan korban masih berjatuhan.
Pertempuran bahkan semakin intensif pada musim dingin tahun ini.
“Operasi pencarian berlanjut di lokasi toko roti yang roboh... 28 orang, termasuk seorang anak, tewas,” tulis Kementerian Situasi Darurat Rusia di aplikasi perpesanan Telegram, dikutip dari kantor berita AFP.
Tim penyelamat sejauh ini sudah menyelamatkan sepuluh orang dari reruntuhan, kementerian tersebut menambahkan.
Kementerian Situasi Darurat Rusia sebelumnya menerbitkan video staf menyisir reruntuhan dalam kegelapan. Mereka menemukan satu jasad dan seorang wanita yang terluka dievakuasi dengan tandu.
Pihak berwenang yang ditunjuk Rusia mengatakan, seorang pria terluka parah dibawa ke rumah sakit di Kota Luhansk.
Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, senjata-senjata Barat digunakan dalam serangan itu dan mereka mengharapkan kecaman cepat serta tanpa syarat dari organisasi-organisasi internasional.
Baca juga: Rusia Diuntungkan Jika Presiden Ukraina Pecat Jenderal Zaluzhny, Bakal Jadi Bumberang untuk Zelensky
AS Tuduh Rusia Pakai 9 Rudal Korea Utara untuk Serang Ukraina
Amerika Serikat (AS) pada Selasa (6/2/2024) menuduh Rusia menembakkan setidaknya sembilan rudal yang dipasok Korea Utara untuk menyerang Ukraina.
Sementara itu, Rusia balik menuduh rudal Patriot kiriman dari AS ditembakkan pasukan Ukraina untuk menjatuhkan pesawat Ilyushin IL-76 yang membawa tawanan perang.
Saling lontar tuduhan itu dilakukan Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia dan Duta Besar AS untuk PBB Robert Wood di pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB.
Rusia meminta DK PBB yang beranggotakan 15 negara bertemu pada Selasa setelah mengatakan, Ukraina menggunakan rudal dari Barat untuk menyerang toko roti dan restoran di Lysychansk yang menewaskan 28 orang.
“Sampai sekarang, Rusia sudah menembakkan rudal balistik yang dipasok DPRK ke Ukraina setidaknya sembilan kali,” kata Wood mengacu pada nama resmi Korea Utara yaitu Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK).
“Rusia dan DPRK harus bertanggung jawab atas tindakan mereka, yang melanggar perjanjian jangka panjang berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB,” lanjutnya, dikutip dari Reuters.
Moskwa dan Pyongyang membantah tuduhan AS, tetapi tahun lalu Rusia dan Korut memperdalam hubungan militer mereka.
Sejak dimulainya perang di Ukraina hampir dua tahun lalu, Rusia mempererat relasi dengan negara-negara yang memusuhi AS, termasuk Iran.
Adapun pesawat IL-76 milik Angkatan Udara Rusia jatuh pada 24 Januari 2024.
Menurut Rusia, pesawat itu mengangkut 74 orang termasuk 65 tentara Ukraina yang ditawan dan akan ditukar dengan tentara Rusia.
Semua penumpang di pesawat itu tewas dan Rusia menyalahkan Ukraina atas insiden tersebut.
“Kami memiliki bukti tak terbantahkan bahwa rudal darat-ke-udara Patriot digunakan untuk melakukan serangan tersebut, sehingga tidak diragukan Washington juga merupakan kaki tangan dalam kejahatan ini,” kata Nebenzia kepada dewan.
Penyelidik Rusia pekan lalu mengeklaim memiliki bukti yang menunjukkan militer Ukraina menembak jatuh pesawat angkut militer tersebut dengan rudal Patriot buatan AS.
Namun, diplomat senior Ukraina di PBB yaitu Serhii Dvornyk menuduh Rusia menyalahgunakan Dewan Keamanan untuk menyebarkan informasi palsu.
Baca juga: Masih Stabil, Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini per Mayam, Rabu 7 Februari 2024
Baca juga: Diamalkan Sebelum Mencoblos, Ini Bacaan Doa Memilih Pemimpin, Lengkap Dengan Arti dan Tulisan Latin
Baca juga: Harga Emas di Langsa Stagnan, Begini Rincian Harganya Edisi Rabu 7 Februari 2024
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bayi 2 Bulan Tewas dalam Serangan Rusia di Kharkiv Ukraina"
| Zelenskyy Marah ke Amerika Serikat soal Izin Rusia Jual Minyak |
|
|---|
| Rusia dan Ukraina Kembali Lancarkan Serangan Usai Gencatan Senjata Paskah |
|
|---|
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mobil-yang-hancur-setelah-terkena-serangan-rudal-Rusia-di-Kota-Kharkiv-Ukraina.jpg)