Berita Banda Aceh
Sukses di Bidang Perikanan, PEMA LAMI KSO Kirim Lobster Aceh ke Jawa
"Jumlah yang tidak sedikit apabila diperhitungkan, mengingat pengiriman pertama ini dilakukan oleh Badan usaha Milik Aceh (BUMA),” katanya, Rabu.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
"Jumlah yang tidak sedikit apabila diperhitungkan, mengingat pengiriman pertama ini dilakukan oleh Badan usaha Milik Aceh (BUMA),” katanya, Rabu (7/2/2024).
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – PEMA LAMI KSO melakukan trial perdana penjualan lobster melalui pengiriman ke Jakarta Utara, Minggu (4/2/2024).
Project Manager PEMA LAMI KSO, Reza Irwanda mengatakan, trial perdata itu, pihaknya mengirim lobster dengan jenis Lobster Bambu, Lobster Pasir dan Lobster Mutiara sebanyak dua koli atau setara dengan 34 kg.
"Jumlah yang tidak sedikit apabila diperhitungkan, mengingat pengiriman pertama ini dilakukan oleh Badan usaha Milik Aceh (BUMA),” katanya, Rabu (7/2/2024).
Dalam proses pengiriman, pihaknya juga tetap menjaga standar yang bermutu, serta memperhatikan kualitas pengiriman agar lobster sampai ke tujuan dalam keadaan hidup dan segar.
Untuk menunjang pasokan, pihaknya sudah memiliki beberapa supplier dan pemasok lobster dari para nelayan daerah.
Sedangkan jangkauan lainnya, diperhitungkan akan melebar hingga seluruh wilayah Aceh.
Ia menuturkan, untuk langkah selanjutnya akan dijadwalkan pengiriman Kepiting Bakau dan Ikan Kerapu.
”Ini kita harap dapat menciptakan kestabilan harga di kalangan nelayan dan membuka pasar ke tingkat internasional,” ungkapnya.
Baca juga: Aceh Jaya Inisiasi Pembentukan Kawasan Penangkapan Lobster, Ini Tujuannya
Selain melirik pasar nasional kata Reza, dalam waktu dekat pihaknya akan mengirim lobster ke wilayah Guangzhou, China.
Inovasi tersebut, telah mendapat respons positif dari PT Pembangunan Aceh (PEMA) sebagai salah satu unit usahanya yang telah memulai untuk menjangkau kancah internasional.
Untuk saat ini, PEMA LAMI KSO sedang fokus untuk mempersiapkan syarat ekspor, perhitungan waktu pengiriman, proses karantina dan segala administrasi terkait.
Bila berjalan sesuai rencana, program ini akan ditargetkan dapat terlaksana tiga kali dalam seminggu.
Karena hal itu pula, ia percaya PEMA LAMI KSO mampu membuka pasar komoditi ekspor melalui pengiriman lobster di lintas internasional, dan China merupakan wilayah pertama.
"Kami berharap semua agenda akan terlaksana sesuai rencana, tentu hal ini akan menjadi awal yang bagus untuk PEMA LAMI KSO memulai debut perdana ekspornya,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Harga Lobster di Simeulue Capai Rp 350 Ribu per Kilogram
| Safari Subuh BBC Gandeng FDP Gelar Pengobatan Gratis di Lamdingin, Ratusan Warga Antusias |
|
|---|
| Tegas! Organda Aceh Ingatkan Pengusaha Angkutan tidak Gegabah Naikkan Tarif |
|
|---|
| Gerai The Palace Jeweler Hadir di Aceh, Tawarkan Perhiasan Emas Mulai Rp700 Ribuan |
|
|---|
| PII Aceh Besar Gelar Rapimcab dan Halalbihalal |
|
|---|
| Mualem Lantik Pengurus DPP Muda Seudang Periode 2026-2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Project-Manager-PEMA-LAMI-KSO-Reza-Irwanda.jpg)